20 Juli 2022
Penulis : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yohanes 1:10-11
PENGANTAR
Sikap menolak berarti tidak mau menerima atau tidak membenarkan satu pendapat atau kejadian “tidak sependapat”, seseorang dapat dikatakan menolak, apabila sudah pernah ditawarkan atau sudah pernah mendengarkan atau sudah mengetahuinya. Kalau sikap ini hanya sebatas diskusi dan menolak penyataan sesama, itu sesuatu hal yang biasa, yang penting jangan sampai musuhan atau saling merendahkan satu sama lain. Yang menjadi masalah serius kalau kita tidak sependapat atau menolak penyataan Allah, tdiak mau menerima-Nya. Alkitab sebagai firman Tuhan, menjelaskan siapa itu manusia “siapa itu diri kita” bagaimana manusia harus hidup. Banyak orang sudah mendengar prinsip untuk menjalani kehidupan sesuai dengan alkitab, ada yang menerima dan ada yang menolak pernyataan ini. Mereka sudah mendengar tetapi tetap tidak mau menerimanya, artinya tetap hidup sesuai dengan caranya sendiri, tidak menerima peringatan, nasehat, teguran yang terdapat dalam Alkitab. Pernyataan Allah bisa kita tahu melalui pembacaan Alkitab langsung, mendengar pemberitaan firman Tuhan secara langsung atau melalui media, bisa juga melalui orang yang berbicara secara pribadi kepada kita. Kalau kita sudah mendengar atau mengetahui, tetapi kita tidak mau untuk menerimanya inilah yang disebut menolak pernyataan Allah. Penolakan terhadap pernyataan Allah ini akan tercermin dari kehidupan kita, kita tidak mau berubah dan tetap hidup sesuai keinginan kita yang salah, sekalipun itu sudah kita tahu bahwa itu bertolak belakang dengan yang Alkitab.

Penolakan terhadap pernyataan Allah berarti tidak percaya apa yang dikatakan Alkitab tentang Allah, bisa jadi akan mencemooh prinsip-prinsip Firman Allah dan mengandalkan akal mereka sendiri dalam menentukan baik dan buruk. Apabila sikap penolakan terhadap pernyataan Allah ini terus menerus berulang, ini akan membuat hati kita keras dan kitapun akan sulit diperingatkan dan berubah.
Inilah pelanggaran yang Terhadap karena mereka tidak percaya apa yang dikatakan Alkitab tentang Allah; mereka mencemooh prinsip-prinsip moral Firman Allah dan mengandalkan akal mereka sendiri dalam menentukan baik dan buruk.
PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Dari pembacaan kita hari ini Yoh 1:10-11,
- ayat 10: Ia telah ada di dalam dunia dan dunia ……. olehNya, tetapi dunia tidak…………
- Ayat 11: bagaimana sikap manusia kepada Yesus?
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia, diciptakan segambar serupa denganNya, ditetapkan untuk melakukan pekerjaan yang mulia, yang sudah Dia sediakan sejak semula. Manusia seharusnya bersama dengan Dia selama-lamanya. Tetapi dosalah yang membuat kita terpisah dan jauh dari Tuhan dan kehilangan arah dalam hidup ini. Yesus datang untuk mengembalikan kita kepada rencanaNya yang semula, tetapi kedatangannya ditolak atau tidak diterima oleh ciptaanNya. Dia datang kepada kita setiap pribadi, Dia mau memulihkan dan mengembalikan kita kepada rencanaNya yang mulia. Di luar Yesus hidup kita tidak berarti, terimalah Dia menjadikan hidupmu menjadi berarti bagi kerejaanNya.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Hari ini terimalah Yesus, sebagai Tuhan dan juru selamat dalam hidupmu, tinggalkan cara hidup yang lama dan hiduplah sesuai dengan firmanNya, ikutilah perintahNya dan tunjukkanlah buah-buah pertobatan.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Bagikanlah di keluargamu bagaimana saudara menerima Yesus dan meninggalkan hidup yang lama.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

