13 Oktober 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yesaya 30:15 TB
Memilih untuk melakukan ”4D” yakni “Duduk Diam & Damai di Dekat” Yesus adalah pilihan terbaik untuk kita lakukan setiap waktu dan keadaan agar senantiasa mengalami kekuatan iman dan pengharapan, cakap dan penuh hikmat Tuhan dalam menghadapi perubahan yang terjadi saat ini.
Ketika Yesus dan murid-muridNya dalam perjalanan
(Lukas 10:38-42), Maria mendapat kehormatan menerima Yesus dirumahnya; suatu kesempatan yang sangat luar biasa sehingga Maria memilih untuk melakukan “4D: Duduk Diam & Damai di Dekat” Yesus; berbeda dengan Martha saudarinya yang sibuk melayani, bahkan komplain kepada Yesus karena merasa melayani seorang diri dan kuatir dengan banyak perkara; namun kepada Martha, Tuhan Yesus berkata, Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanya; Maria telah memilih untuk tersedia bagi Tuhan dan membuka hatinya untuk mendengar perkataan Tuhan, lebih dari segala hal apapun yang ada di dunia.
MENEMUKAN
Yesaya 30:15 TB, Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Tetapi kamu enggan,

Pertanyaannya:
- Dengan bertobat dan tinggal diam, hal apakah yang akan kita terima?
- Sebutkanlah 2 (dua) hal yang didalamnya kita harus ada supaya kita memiliki kekuatan!
MERENUNGKAN: Firman hari ini mengingatkan kita bahwa setelah diselamatkan (bertobat) dan tinggal diam, kita juga perlu setia untuk setia melakukan “4D: Duduk Diam & Damai di Dekat” Yesus sebab kata firman Tuhan dalam tinggal tenang dan percaya terletak KEKUATAN kita, suatu kekuatan Ilahi untuk siap dan layak atas setiap janji dan berkat Tuhan; serta berkemenangan dalam menghadapi setiap kesulitan dan tantangan yang ada; …, NAMUN kenyataannya, untuk dapat tinggal diam, tenang dan percaya, hari-hari ini telah menjadi hal yang sulit dan mahal untuk bisa kita lakukan secara berkala; padahal “4D: Duduk Diam & Damai di Dekat” Yesus adalah kebutuhan utama dan yang menjadi “bahan bakar” kekuatan kita agar cakap dan kuat dalam menjalani dan menyelesaikan setiap tanggung jawab kita.
MELAKUKAN
Ditengah situasi kesibukan dan beban hidup yang ada, dan pada waktu-waktu senggang, seringkali kita lebih memilih untuk pergi “hiling-hiling” atau “nongki-nongki” yang sesungguhnya kita tahu bahwa itu hanya bisa memulihkan dengan sangat terbatas, hanya untuk melepas kepenatan, kelelahan tubuh dan jiwa, atau atau hanya untuk menghabiskan waktu (killing time); dan sejatinya tidak bisa memulihkan dan memberi kekuatan kepada roh kita.

Oleh sebab itu, untuk memperoleh kekuatan yang sejati yang dari Tuhan, mari kita mengambil waktu sejenak untuk *“Duduk Diam & Damai di Dekat” Yesus, mengingat kembali dan menikmati kasih kebaikan Tuhan atas hidup kita, hingga hari ini.
MEMBAGIKAN
Ceritakanlah pengalaman saudara dalam melakukan ”4D:” Diam Duduk & Damai di Dekat” Yesus pada waktu saat teduh hari ini!
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

