KAMIS : PERUBAHAN YANG DESTRUKTIF

20 Oktober 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Kejadian 3:1-23

A. PENGANTAR

Kalau kemarin kita sudah melihat bahwa Tuhan membuat perubahan yang konstruktif, hari ini kita mau merenungkan perubahan yang dilakukan oleh setan yaitu perubahan yang destruktif perubahan yang merusak, memusnahkan, atau menghancurkan. Jadi setan adalah agen perubahan yang destruktif yang merusak konstruksi yang dibangun oleh Tuhan. Iblis menghancurkan rencana yang mulia bagi Adam dan Hawa, iblis menghancurkan lembaga yang dibentuk oleh Tuhan yaitu keluarga. Memberikan kesempatan kepada iblis akan merusak, mengikuti perubahan yang dibuat oleh iblis akan membawa kehancuran. Iblis akan terus membawa perubahan tetapi untuk memusnahkan. Hati-hatilah menyikapi perubahan yang ada saat ini, lihat siapa dibalik perubahan itu agar kita bijak menyikapinya. Kita butuh melekat kepada Firman Tuhan, kita butuh keintiman dengan Tuhan setiap waktu agar kita tidak terlena dengan pesona dunia ini, kita ikut bukan karena pesona tetapi kita ikut karena ada Tuhan disana. Belajarlah dari Firman Tuhan yang kita baca pada hari ini, Adam dan Hawa terbuai dengan perubahan yang ditawarkan oleh Iblis, mereka terpikat dengan apa yang ditawarkannya, tetapi itu merusak semua apa yang Tuhan telah tetapkan, mereka keluar dari rencana Tuhan, mereka keluar dari keutuhan dan kesempurnaan yang Tuhan sudah rancangkan. Saudaraku, bijaklah terhadap perubahan yang terjadi, jadikan Firman Tuhan menjadi dasar untuk membuat keputusan. Ingat iblis membuat perubahan yang merusak dan menghancurkan. Kita harus lawan dengan kuasa Firman Tuhan.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Kejadian 3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman  ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” 
Pertanyaan: Coba temukan bagaimana caranya iblis menyerang Allah?

“3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, 3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah,  tahu tentang yang baik dan yang jahat.” 3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati  karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.  3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang ;   lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Dalam Ayat 4-7: Apa yang dikatakan oleh iblis kepada perempuan itu dan perubahan apa yang mereka alami?
Dalam kejadian 11-23 apa akibat dari perubahan yang dibuat karena menikuti bujukan iblis?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Kita ingin berubah dan kita sangat berusaha untuk mengalami perubahan dalam semua aspek kehidupan kita, baik secara fisik, keuangan, sosial, pendidikan, bisnis, kesehatan, yang pasti begitu banyak perubahan yang kita harapkan, tentunya perubahan kearah yang lebih baik. Hati-hati jangan sampai mengikuti saran, ajakan atau cara yang iblis tawarkan untuk berubah. Iblis itu penipu, dia sepertinya menawarkan perubahan ke arah yang lebih baik dengan cara yang mudah, bahkan dia akan memberi bantuan. Jangan sampai terjebak dengan tipu dayanya. Apapun kesulitan, kesusahan yang kita alami saat ini, jangan sampai kita mau menerima tawarannya atau pernah minta tolong kepadanya. Iblis akan merusak, membinasakan dan menghancurkan semua yang baik yang Tuhan kerjakan dalam hidup kita. Kita harus melepaskan diri dari semua paradigma atau cara yang ditawarkan oleh iblis, jangan sampai tergoda dengan semua insentif yang dia tawarkan. Apa yang dia perbuat adalah destruktif dan memuat kita tidak sampai kepada tujuan yang Tuhan sudah tetapkan.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Tinggalkanlah atau lepaskanlah semua cara berpikir atau perilaku yang ditawarkan oleh iblis, kalau ada yang terikat hari ini mintalah kelepasan yang dari Tuhan, berdoalah agar tidak ada satu tempat dalam kehidupan kita yang dikuasai oleh sijahat. Biarlah semua kehidupan kita secara utuh diisi dan dikendalikan oleh Tuhan.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Coba ceritakan bagaimana lepas dari paradigma dan cara hidup yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Dan bagaimana ketika semuanya diserahkan kepada Tuhan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47