10 November 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Efesus 4:11-13; 1 Korintus 12:14-31
A. PENGANTAR
Tubuh Kristus adalah kelanjutan dari hayat Kristus di bumi. Ketika Dia datang dan hidup di bumi, Dia mengekspresikan diri-Nya melalui sesosok tubuh jasmaniah. Hari ini Dia masih membutuhkan satu Tubuh untuk mengekspresikan diri-Nya. Sebagaimana seorang manusia memerlukan satu tubuh untuk mengekspresikan segala apa adanya dia, Kristus juga memerlukan sebuah Tubuh untuk mengekspresikan diri-Nya. Fungsi dari Tubuh ini adalah untuk menjadi ekspresi yang penuh dari Kristus. Kita tidak dapat menyatakan kepribadian kita hanya melalui salah satu dari anggota tubuh kita — telinga, mulut, mata, tangan, atau kaki. Demikian pula, Kristus tidak dapat menyatakan kepribadian-Nya melalui satu anggota Tubuh-Nya. Perlu seluruh Tubuh-Nya menyatakan Dia.
Tubuh Kristus adalah kepanjangan dan kelanjutan Kristus di bumi. Dia memakai lebih dari 30 tahun di bumi untuk menyatakan diri-Nya; itu adalah Kristus yang individual. Hari ini Dia menyatakan diri-Nya melalui gereja; inilah Kristus yang korporat. Dulu, Kristus terekspresi secara individual; kini, Ia terekspresi secara korporat melalui gereja. Namun setelah gereja terbentuk, ada satu pihak yang menentangnya, yakni Iblis. Dari sejarah kita tahu bahwa Iblis terus berusaha merusak gereja dengan agama, pengetahuan, dan organisasi. Sasaran Iblis ialah memecah belah Tubuh Kristus dan merusak fungsi fungsi anggota Tubuh. Jika Tubuh Kristus terpecah-belah dan kaum imani tidak menunaikan fungsi mereka masing-masing, maka tidak ada ekspresi Kristus, tidak ada pembangunan, dan tidak akan ada penggenapan tujuan kekal Allah.

Kita perlu nampak bahwa kita telah dilahirkan kembali di dalam Kristus bagi Tubuh-Nya. Melalui kelahiran kembali, kita menjadi anggota-anggota-Nya. Di dalam kita ada hayat-Nya, hayat yang memungkinkan kita untuk berfungsi. Sebab itu, masing-masing anggota memiliki fungsi, dan semua fungsi itu adalah untuk Tubuh. Fungsi satu anggota adalah fungsi keseluruhan Tubuh. Ketika satu anggota melakukan sesuatu, seluruh Tubuh melakukannya. Ketika mulut berbicara, seluruh tubuh berbicara. Ketika tangan bekerja, seluruh tubuh bekerja. Ketika kaki berjalan, seluruh tubuh berjalan. Kita tidak dapat memisahkan anggota dari tubuh. Segala sesuatu yang dilakukan anggota haruslah untuk Tubuh.
B. Pembelajaran
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacalah : Efesus 4:11-13; 1 Korintus 12:14-31
- Siapakah yang memberikan jabatan-jabatan karunia di dalam gereja? (Ef 4:11-13)
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Satu Korintus 12:14-31 membicarakan dua konsepsi yang tidak seharusnya dimiliki oleh anggota: (1) “Karena aku bukan . . . maka aku tidak termasuk tubuh” (ay. 15). Ini adalah memandang rendah diri sendiri dan menginginkan pekerjaan anggota lain. (2) “Aku tidak membutuhkan engkau” (ay. 21). Ini adalah kesombongan diri, menganggap satu orang bisa melakukan segalanya, dan merendahkan yang lain. Bagaimana tanggapan Anda?

B.3. MELAKUKAN (M3)
Rencanakanlah di posisi mana dana peran Anda di dalam komunitas sel Anda? Mulai berlatih melayani bersama dengan komunitas sel Anda, dengan dasar kasih dan pengertian yang baik. Hindarilah pemikiran persaingan antara anggota Komunitas sel lain.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Saksikanlah kekuatan kesatuan Anda karena proses saling melayani secara efektif dengan karunia rohani Anda.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

