JUMAT : JANGAN JADI ORANG ASING

18 November 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Efesus 2:19

PENGANTAR

Dahulu kita pernah dianggap “orang asing dan pendatang” (Ef. 2:19) dan tidak mendapat bagian dari hak-hak yang diberikan kepada mereka yang merupakan anggota keluarga Allah. Namun, berkat karya Yesus, semua orang percaya, tanpa memandang latar belakang mereka, diperdamaikan dengan Allah dan disebut sebagai “anggota-anggota keluarga Allah”

PEMBELAJARAN

Sebagai anggota keluarga Allah, kita mempunyai hak-hak istimewa yang luar biasa. Kita mendapat “keberanian dan jalan masuk kepada Allah” (Ef 3:12) dan menikmati akses tanpa batas dan hambatan kepada Allah. Kita menjadi bagian keluarga yang lebih besar, suatu komunitas iman yang saling mendukung dan menguatkan (Ef 2:19-22). Anggota keluarga Allah memiliki hak istimewa menolong satu sama lain memahami keajaiban kasih Kristus yang melimpah (Ef 3:18).

MENEMUKAN (M1)

Karena kita adalah anggota keluarga keluarga Allah, maka Rasul Paulus mengingatkan kepada kita semua bahwa kita jangan merasa atau berpikir (bukan lagi) sebagai “orang asing (xenoi) dan pendatang (paroikoi)”. Orang asing adalah orang yang berwarga negara lain (bukan warga), memiliki cara hidup, budaya dan berperilaku berbeda. Dan pendatang adalah orang-orang baru bergabung dan berniat tinggal sementara waktu, pengembara pindah dari satu tempat ke tempat. Walaupun baik orang asing maupun pendatang memiliki makna yang sama yaitu orang yang belum mau atau tidak mau berkomitmen dalam satu keluarga/komunitas. Mereka tidak tinggal dan terlibat secara dalam dan waktu yang lama. Orang asing/pendatang hanya bekerja cari makan dan berwisata sementara waktu saja, mereka sama sekali tidak berniat untuk tinggal lebih lama, Mereka adalah orang lain yang hanya sementara saja mengambil manfaat (benefit) mereka tidak mau terlihat lebih jauh. Jika ada masalah atau tidak benefit buat mereka lagi, orang asing dan pendatang akan melarikan diri.
Untuk itu jangan kita menjadi seperti itu, kita ada, kita bergerak bersama, komitmen sama-sama untuk keluarga kudus kita, baik dan mungkin buruk keluarga kita disini, inilah keluarga kita, mari kita bergerak bersama/komitmen bersama membangun bersama.

MELAKUKAN (M3)

Mari kita terlibat Bersatu bergerak bersama untuk tujuan kudus Tuhan, mulailah dengan hal yang mudah dan simple yaitu berkata satu sama lain “Ada yang bisa saya bantu????”

MEMBAGIKAN (M4)

Mari sharing prinsip “jangan jadi orang asing dan pendatang” kepada semua di dalam komunitas dan keluarga kita.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47