01 Desember 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Matius 10:22, Daniel 11:32, Kolose 1:23
A. PENGANTAR
Seperti yang kita tahu bahwa hari-hari ini adalah hari-hari yang semakin jahat, banyak degradasi/penurunan etika dan moral dimana-mana. Belum lagi hari-hari dimana keadaan yang semakin tidak mudah yang disebabkan oleh banyak hal seperti penyakit, perang, gejolak ekonomi dan politik, dsb.
Namun justru ditengah-tengah kondisi seperti ini, umat Tuhan harus bangkit menjadi umat Tuhan yang tidak dapat dihentikan. Semua keadaan yang berat itu, tidak dapat menghentikan/mementahkan/melemahkan iman kita sehingga kita bisa menjadi umat Tuhan yang bertahan sampai pada kesudahannya/akhirnya. Sekalipun dalam keadaan ekonomi sulit, sekalipun dalam perang, sekalipun dalam pandemi, sekalipun dalam degradasi moral yang hebat, kita tetap teguh dalam iman kita kepada Dia.
Umat Tuhan yang tidak dapat dihentikan adalah umat Tuhan yang bertahan sampai pada kesudahannya/akhirnya. Apa maksud dari kalimat ‘bertahan sampai pada kesudahannya’? arti kata ‘bertahan’ pada dasarnya berarti tetap tinggal pada saat yang lain sudah pergi. Bertahan berarti tetap teguh sementara yang lain sudah lari. Bertahan juga bisa berarti menjaga dengan gigih tempatnya berada. Artinya tetap teguh menghadapi aniaya maupun kesukaran.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Matius 10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Daniel 11:32 Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.

Kolose 1:23 Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Untuk menjadi umat yang bertahan sampai pada akhirnya, kita harus memiliki keteguhan. Dan dari bacaan kita di Kolose 1:23, kita dapat menemukan 3 arti keteguhan itu. Pertama, keteguhan berarti kita harus bertekun dalam iman. Kata bertekun mengandung arti dilakukan secara terus menerus, konsisten. Kita tidak bisa mengatakan seseorang itu sedang bertekun, jika dia hanya melakukannya satu kali. Jadi ketika kita menjadi Kristen, tidak cukup hanya melakukan tindakan iman pada masa lalu, melainkan harus terus menerus selama kita hidup. Tidak cukup hanya mengucapkan kalimat yang menyatakan kita menerima Yesus sebagai Kristus dan Juruselamat, lalu kemudian semuanya selesai. Tidak!, kita harus bertekun dalam iman yaitu menghidupi kehidupan yang baru didalam Dia.
Kedua, Tetap teguh dan tidak bergoncang. Kata tetap teguh adalah terjemahan dari kata Yunani yang berarti ‘dibangun diatas dasar yang kokoh’. Sedangkan kata tidak berguncang adalah terjemahan dari kata Yunani yang berarti ‘kokoh’ (firm) atau ‘tetap’ (settled). Jadi kita harus membangun kehidupan kita diatas dasar yang kokoh yaitu Firman Tuhan bukan diatas dasar yang lain yang dari dunia ini (kekayaan, reputasi, jabatan, kesuksesan, dsb).
Ketiga, tidak bergeser yang berarti ‘tidak goyah’. Apapun yang kita hadapi, itu tidak akan membuat iman kita menjadi goyah dan bergeser sedikitpun. Kita tetap percaya kepada Nya dan menaruh pengharapan kita kepada Dia.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Bagaimana dengan keteguhan kita hari-hari ini? Masing-masing kita mari introspeksi. Benar mungkin kita masih ke gereja, mungkin kita masih Kristen. Tapi apakah kita masih benar-benar menaruh pengharapan kita kepada Dia?Jika hari ini kita diijinkan mengalami penganiayaan secara fisik/mental, apakah kita bisa yakin bahwa kita akan bertahan? Jika kita diijinkan mengalami kesulitan ekonomi yang ekstrim apakah yakin kita masih bertahan untuk tidak mengutuki Dia? Sebaliknya juga, jika kita diijinkan mengalami keberhasilan dan kesuksesan, apakah kita yakin kita masih bisa mengasihi Dia dengan sepenuh hati?
Disinilah kita menyadari bahwa kita butuh kasih karuniaNya untuk bisa bertahan melalui semuanya itu. Allah pasti menjaga kita, Ia akan menopang kita didalam kelemahan kita dan menjadikan kita kuat sampai pada kesudahannya, asalkan kita bertekun dalam iman dan teguh bergantung kepada-Nya. Amin
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Saling meneguhkanlah dan saling mendukung satu sama lain dengan rekan pelayanan/rekan komsel tidak menjadi putus asa dan menyerah dalam menghadapi tantangan-tantangan dan masalah-masalah yang dihadapi.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

