SELASA : PEMURIDAN ADALAH BUAH DARI KUASA MULTIPLIKASI KEHIDUPAN KRISTUS

06 Desember 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Matius 28:18-19; 2 Timotius 2:3

A. PENGANTAR

Pemuridan adalah ekspresi dari gaya hidup orang Kristen karena ketaatan 100% dalam melakukan ketetapan dan perintah Tuhan. Sama seperti Tuhan Yesus, selama di dunia, Ia memiliki misi untuk mengajarkan tentang hidup dalam keselamatan kekal dan ketaatan kepada Allah melalui penunjukan atau demonstrasi Kuasa Allah di dalam diriNya. Semua yang Tuhan Yesus demonstrasikan adalah yang diajarkanNya kepada umat manusia di bumi (Kis 1:1). Gaya hidup ini dibangunNya dan dicontohkanNya sampai menjelang kematianNya di kayu salib. Ketaatan 100% kepada firman Tuhan adalah kekuatan otentik untuk menjadi teladan dan memuridkan setiap orang. Hanya dengan hidup benar dan taat kepada firmanNya, maka secara otomatis orang-orang di sekitar Anda akan tertarik dan mau mengikuti Anda.

Paulus adalah seorang pelayan Tuhan, dimana sejak pertobatannya dan menjadi pengikut Kristus sampai hari kematianNya, dia taat dan setia sebagai rasul dan pengajar kehidupan Kristus di dalamnya, kepada setiap orang yang diinjili dan setiap orang yang dibinanya di banyak kota. Pola yang sama seperti Yesus Kristus, membuat tidak sedikit orang-orang pada masa hidupnya bersedia dimuridkan oleh Paulus, diantaranya Timotius. Kita tidak perlu merencanakan berbagai macam trik atau program organisasi gereja agar kita dimuridkan dan memuridkan orang lain, karena alasan itu akan menyebabkan pemuridan menjadi bersyarat dan formal. Akibatnya bisa jadi program pemuridan menjadi membosankan dan menjenuhkan. Bayangkanlah, ibarat Anda bekerja di satu bidang pekerjaan yang Anda nikmati, Anda mampu bekerja karena Anda memiliki keahlian serta Anda hampir selalu berprestasi melalui pekerjaan tersebut. Anda akan terus berkarya. Demikian lebih kurang, bahwa ketika kita mempercayai bahwa pemuridan adalah buah karya Allah karena kita taat menjadi pelaku FirmanNya, dengan rela dan sukacita melakukan semua ketetapan dan perintahNya, maka Anda akan disukai dan patut diandalkan sebagai orang yang dituakan secara rohani. Anda akan dengan sendirinya menjadi guru rohani, pengayom rohani terhadap orang lain, karena Anda sudah membuktikan hidup kekristenan Anda.

Pemuridan adalah buah dari kuasa pelipatgandaan kualitas hidup benar di dalam Kristus kepada semua orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi percaya kepada Kristus dan bersedia dimuridkan.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Matius 28:18-19; 2 Timotius 2:3

  1. Apakah alasan Yesus meminta pergi dan jadikanlah semua bangsa menjadi murid Kristus? (ayat 18)
  2. Bagaimana Paulus memuridkan Timotius? (2 Tim 2:2)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Setujukah Anda bahwa pemuridan yang Alkitabiah adalah sebagai strategi untuk pelipatgandaan kehidupan Kristus kepada orang lain? Renungkanlah Matius 28:18.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Tanamkanlah ayat ini –

Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, (Kis 1:1)

Ayat di atas menunjukkan bahwa Yesus Kristus memiliki pola peneladanan melalui pengajaran. Polanya adalah melakukan semua perintah Bapa, lalu mengajarkannya. Perhatikan ketika Yesus mengajar di hadapan ahli taurat, dimana pengajaranNya sebagai orang yang berkuasa (Mat 7:28-29). Dia layak mengajarkan kepada orang lain karena Dia telah menghidupi firman Allah di dalam kehidupanNya.

Mulailah lakukan langkah ketaatan kecil kepada firmanNya. Lakukan berulang-ulang sampai menjadi kebiasaan. Tatkala Anda membangun kebiasaan tersebut, sesungguhnya Anda sedang mengajarkan kebenaran lewat demonstrasi firmanNya kepada orang lain.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Teruslah berbagi kisah ketaatan Anda kepada Tuhan, dihadapan orang di sekitar Anda.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47