Sabtu : Duplikasi & Regenerasi

10 Desember 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor

A. PENGANTAR

Apakah Anda pernah mendengar kisah Elia dan Elisa? Kisah kedua tokoh ini di dalam Alkitab adalah salah satu contoh hubungan kasih Allah yang dalam sebagai Bapak Rohani dan Anak Rohani yang memiliki gaya hidup bersekutu dan taat pada perintah Allah. Elia dikenal sebagai Nabi Allah dan penasehat para Raja dan orang-orang yang terhormat pada jaman itu. Secara pribadi, kehidupan Elia sangat sederhana, dalam arti dia bersahaja tetapi sangat taat menjalankan setiap perintah Allah. Tidak ada satu perintahNya yang diabaikannya. Dengan gaya hidup demikian, banyak orang-orang penting pada jaman itu menghormati dan menghargai pendapat dan nasehatnya. Kesungguhannya hidup secara rohani membawanya masuk ke dalam gaya hidup yang penuh mujizat dan kebiasaan hidup yang selalu disertai Tuhan

Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. (Yak 5:17).

Ketika saat-saat Elia akan diangkat Allah ke surga, sebagai satu peristiwa sangat langka di Alkitab, seorang pengikut dan sekaligus muridNya, mengikuti Elia dengan sangat dekat dan sangat berharap. Dia adalah Elisa. Elisa sangat berharap dapat menerima kekuatan atau pengurapan yang dimiliki Elia sebagai hamba Tuhan, sehingga Elisa akan melayani manusia di bumi dengan pengurapan dari Allah lewat Elia. Secara rohani, Elia melipatgandakan kehidupan rohani yang terbukti berkenan kepada Allah dan sesamanya – kepada Elisa. Proses ini dapat disebut duplikasi kualitas kehidupan. Duplikasi adalah menggandakan nilai dan gaya hidup rohani Elia ke dalam kehidupan Elisa. Kemudian, dilanjutkan proses regenerasi. Apakah regenerasi? Regenerasi adalah melahirkan satu generasi baru. Setelah Elisa mendapatkan duplikat kualitas kehidupan rohani dari Elia, Allah memakai Elisa dengan spirit dari Elia tetapi dalam pelayanannya Elisa unik dalam hal cara dan gaya, tidak seperti Elia.

Regenerasi terjadi, dimana, dengan pengurapan Allah dalam Elia, Elisa mengalami pembaharuan dalam cara berpikir dan bertindak, sesuai dengan keunikan dirinya di masa itu. Dalam pemuridan, terjadi proses duplikasi dan regenerasi. Ibarat, didikan seorang ayah kepada anaknya, perihal menghormati orang lain. Nilai penghormatan diduplikasikan orangtua kepada anaknya, tetapi orangtua mengizinkan anaknya untuk mengungkapkan caranya menghormati orang lain sesuai dengan usia dan masa atau generasi di mana dia hidup. Prinsip sama tetapi ekspresi atau cara disesuaikan dengan pola kehidupan generasi masa kini.

Perhatikalah, bahwa pemuridan bukan sekedar memberitahukan pengetahuan atau teori, tetapi lebih daripada itu, yang terutama adalah membagikan dan mendemostrasikan penerapan firman Tuhan kepada murid rohani dan mengizinkan murid rohani menerima dan menerapkan kembali dengan cara Tuhan yang unik di dalam dirinya. Itulah duplikasi dan regenerasi.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : 2 Raja Raja 2:1-15

  1. Apakah yang terjadi dengan Elisa?
  2. Apakah yang dilakukan Elia dan Elisa sesaat setelah Elia naik ke Surga?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Apakah arti duplikasi dan regenerasi dalam uraian renungan hari ini? Pernahkan Anda melakukan proses tersebut di dalam pergaulan atau karir atau di dalam gereja Anda?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Kukuhkanlah diri Anda sebagai pelaku setia dan penuh ketaatan dari firman Tuhan (Yoel 2:11) dan duplikasikan kepada anak rohani atau anak jasmani atau teman Anda.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Teruslah mendemostrasikan prinsip-prinsip Allah kepada orang lain secara praktikal.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47