12 Desember 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: 1 Korintus 3:1-9
A. PENGANTAR
Fenomena sering mengindikasikan bahwa seseorang terkadang sangat bermegah karena berhasil menanam dan menyiram segala tananam, sehingga tumbuh dengan suburnya dan indah. Lalu ia melupakan siapa sejatinya yang menumbuhkan dan membuat tanamannya menjadi hidup
B. PEMBELAJARAN
MENEMUKAN (M1)
Bacaan renungan pagi ini dengan sangat tegas, jelas dan gamblang, Rasul Paulus kemudian mengingatkan kita bahwa tidak ada masalah atau perbedaan, apakah dia Apolos ataukah Rasul Paulus. Baik Apolos maupun Paulus adalah pelayan-pelayan Tuhan yang oleh-Nya mereka, orang-orang kudus di Korintus kemudian menjadi percaya kepada Dia, Yesus Kristus Tuhan kita. Hal itu karena menurut jalan yang sudah diberikan Tuhan kepada mereka masing-masing. Jadi dengan singkat kata, Rasul Paulus yang menanam, lalu Apolos yang menyiram. Akan tetapi Allahlah yang memberi mereka kehidupan dan pertumbuhan.

MERENUNGKAN (M2)
1 Korintus 3:5-6. Tuhan berfirman: “Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya. Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.” Yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan (1 Korintus 3:7-9), Rasul Paulus lantas mengingatkan bahwa yang penting bukan yang menabur atau menyiangi atau yang penting bukanlah siapa yang pertama memberitakan Injil Firman Tuhan atau yang melayaninya kemudian. Akan tetapi siapa yang memberi mereka pertumbuhan dan kehidupan. Yaitu Allah yang memberi mereka pertumbuhan, perkembangan dan kehidupan.
Rasul Paulus menegaskan bahwa baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama. Alkitab mengatakan bahwa masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri. Hal itu karena Apolos dan Rasul Paulus adalah kawan sekerja Allah, Sekaligus HambaNya

MELAKUKAN (M3)
Untuk kita jangan bermegah diri atau minder, apakah kita sebagai yang penanam atau memberikan firman Tuhan atau kita sebagai penyiram atau yang melayani, menjagai dan menumbuhkan orang dalam kebenaran. Ingatlah bahwa atas semua itu Tuhanlah yang memberikan pertumbuhan, dan kita hanya pekerja atau hambaNya, kita cuma dituntut untuk setia dalam pekerjaan kita baik sebagai penanam maupun sebagai penyiram
MEMBAGIKAN (M4)
“Ceritakan kepada banyak orang dan saudara, setiap bagian pekerjaan atau pelayanan ini mulia, tidak ada yang lebih dan kurang, tidak ada yang lebih hebat, dan juga tidak lebih terkenal, dan tidak ada yang andil nya lebih banyak, kita semua hanya sebagai hamba yang mengerjakan bagian pelayan ini dengan setia dan sukacitan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

