27 Januari 2023
Penerbit: Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Filipi 3:11-14 (TB)
Tahun baru adalah waktu yang tepat untuk membuka lembaran baru melihat hal-hal yang ingin kita lakukan, yang hendak kita capai atau tinggalkan, dan mengejar kesempatan untuk memulai hal-hal baru ditahun baru.
Oleh keadaan yang buruk masa lalu takut terulang, ada banyak orang yang tidak siap untuk membuka lembaran baru karena hati & pikirannya masih dikuasai takut gagal, melihat segala sesuatu sulit, dan dikuasai putus asa, padahal situasi, orang dan suasananya telah berbeda, dan akibatnya jadi apatis dan skeptis tidak mau atau tidak siap untuk adanya lembaran baru untuk perubahan.
MENEMUKAN (M1)
~ Filipi 3:11-14 (TB), 12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. 13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Pertanyaan:
- Apakah yang Paulus lakukan terhadap apa yang di belakang?
- Kemanakah arah dan bagaimanakah cara Paulus untuk memperoleh hadiah panggilan sorgawi?
MERENUNGKAN (M2)
Dari ayat renungan hari ini, ada 5 (lima) pelajaran yang dapat kita pelajari dari Paulus:
- Kita semua memiliki masa lalu yang tidak sempurna, seperti Rasul Paulus yang juga memiliki masa lalu yang sangat buruk sebagai penganiaya Gereja Kristus, walau sebelum bertemu Kristus ia adalah seorang yang religius, orang Farisi dan pemimpin agama.
- Jangan menjadi budak masa lalu itu, Paulus sadar dengan masa lalunya, tetapi dia menolak untuk menjadi budak masa lalu dengan melupakan apa yang ada di belakang dan mengarahkan diri ke depan, karena Kristus telah menebusnya dan terus bekerja di dalam dirinya.
- Selalu ingin untuk mengenal Kristus lebih baik lagi dan lebih utama dari hal apapun didunia ini, apa pun keadaan kita saat ini, mari beralih ke hal-hal yang lebih baik dan lebih besar, seperti Paulus.
- Berpindah dari lembaran lama ke lembaran baru hanya terjadi dengan keputusan dan tindakan sengaja kita, Paulus bertekad untuk beralih dari masa lalunya dan keadaannya saat ini untuk mendapatkan lebih banyak lagi dari Kristus.
- Tujuan sepadan dengan usaha, segala sesuatu yang telah Paulus lakukan tidak sebanding dengan apa yang Paulus peroleh dalam pengenalan dan melayani Kristus, karena Pengenalan akan Kristus dan melayani Dia sangatlah mulia dan tidak bisa dibandingkan dengan apapun yang ada di dunia.

MELAKUKAN (M3)
Perubahan adalah sesuatu yang pasti akan terjadi, dan terhadap perubahan Paulus meresponi dengan pemahaman bahwa didalam Kristus ia adalah ciptaan baru, yang lalu sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang,
Bagaimanakah dengan saudara hari-hari ini? Apakah saudara termasuk orang yang takut perubahan karena takut situasi buruk masa lalu, atau orang yang siap untuk perubahan dan lembaran baru? karena percaya Allah sedang membawa kita gereja-Nya naik, bertumbuh dan dewasa, dan berdampak sebagai Gereja Tuhan.
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pengalaman saudara saat memilih untuk membuka lembaran baru bergerak kepada tujuan kekal Allah.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

