SELASA : Dia Harus Semakin Bertambah, aku Harus Semakin Berkurang

07 Februari 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Filipi 1:21-22

A. PENGANTAR

Mari sejenak kita menyimak satu lirik lagu rohani yang popular dari waktu ke waktu,

Dia harus makin bertambah
Ku harus makin berkurang
Nama Yesus saja disembah
Ku di tempat yang paling belakang
Bila Yesus ditinggikan
Dan salibNya dibritakan
Pasti Dia menarik semua orang
Datang kepadaNya skarang

Sejak seseorang menjadi pengikut Kristus yang sejati, lewat pengakuan iman terhadap kematian dan kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, sejak itu pulalah benih Kristus tertanam dihati. Benih tersebut permanen tinggal dan dapat bertumbuh di dalam kehidupan anak-anak Tuhan. Pertumbuhan dan perkembangan kerohanian anak-anak Tuhan sangat ditentukan oleh keputusan untuk meresponi semua kebenaran Allah ke dalam tindakan ketaatan setiap hari. Kebenaran Allah adalah prinsip yang tidak bisa diubah, hanya respon anak-anak Tuhan menjadi titik kritis selanjutnya.

Lirik lagu di atas, adalah ungkapan terhadap kemahakuasaan dan keagungan Allah bagi setiap orang yang mempercayai-Nya di dalam semua bagian kehidupannya. Allah tidaklah berubah dengan semua Pribadi dan firman-Nya. Dia tetap sama dulu , sekarang dan selamanya. Hanya yang dapat berubah adalah kehadiran dan campur tangan Tuhan terhadap anak-anak Tuhan, tatkala anak-anak Tuhan mau atau tidak membuka hati terhadap Tuhan. Prinsipnya kehadiran Allah harus terus semakin dirasakan anak-anak Tuhan, melalui berbagai pengalaman rohani ketika berjalan bersama Tuhan. Semakin kita membuka diri kepada Tuhan, maka semakin terasalah Tuhan yang makin mengisi semua bagian pemikiran manusia sampai kepada realitas demi realita kehidupan. Agar hal demikian dapat terjadi, maka kita sebagai anak Tuhan haruslah merendahkan hati dan melembutkan hati agar manusiawi kita dapat dididik untuk takluk kepada manusia rohani di dalam kita (Roma 8:5-7). Keputusan itulah yang disebut “aku harus makin berkurang”

Keitka Yesus ditinggikan , maka SalibNya diberitakan melalui perubahan pola pikir, perasaan dan pola tindak kita. Itulah buah pengenalan akan Tuhan secara benar dan kontinyu. Semakin terlatihnya kita merendahkan hati di hadapan Tuhan, maka semakin bertambah kuat dan besarnya akan kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Semakin lembut hati kita, maka perubahan diri menuju standar Allah, akan semakin cepat pula.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacaan: Filipi 1:21-22

  1. Apakah yang dikatakan Paulus tentang hidup dan mati? (ayat 21)
  2. Jika hidup di dunia, apakah yang dikatakan Paulus? (ayat 22)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Bagaimana Anda memahami pernyataan Paulus , “Hidup adalah Kristus, mati adalah keuntungan”?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Untuk berlatih menjadi seorang Kristen yang bertumbuh dan berbuah kebenaran, buatlah keputusan untuk menjadi seorang yang rendah hati dan lembut hati di hadapan Tuhan, karena itu adalah prasyarat agar kita semakin mengalami campur tangan Tuhan dan semakin mengenal pola kerja Allah dalam hidup Anda.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Saksikanlah satu kemenangan Anda penyangkalan diri terhadap dosa kepada orang terdekat Anda. Itulah mahkota kebenaran Anda.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47