14 Februari 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Efesus 1:22-23
PENGANTAR
Yesuslah kepada dari segala sesuatu, dialah pusat yang mengendalikan segalanya dan umatnya harus memahami ini. Gereja harus mengerti, Yesus sebagai kepala dan gereja sebagi tubuhNya. Dia bergerak, Dia bertindak sebagai kepala atas segalaNya. Alkitab mencatat bahwa segala sesuatu yang ada dalam alam semesta ini tidak ada yang terjadi secara kebetulan, ada pribadi yang merancang, menbuatnya dan mengatur semuanya agar berjalan dengan baik, teratur, baik dan indah. Coba pikirkan, apabila tidak ada yang mengendalikannya maka suatu saat bisa kacau dan saling menghancurkan satu dengan yang lainnya. Karena ada yang berkuasa atau mengatur semuanya maka kita dapat menikmati alam semesta yang penuh keindahan ini dalam kedamian. Kita bersyukur ada pribadi yang mengaturnya sebagai kepala dari segala sesuatu yaitu Tuhan yang berdaulat. Percaya Yesuslah kepala dari segala sesuatu, Dialah yang mengaturnya untuk tujuan kekalNya.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Ef. 1:22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. 1:23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

Berdasarkan ayat diatas:
Siapakah yang menjadi kepala dari segala sesuatu?
Siapakah yang menjadi tubuhNya?
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Jangan pernah meragukan kuasa dari pada Tuhan, Dialah kepala atau sumber dari segala sesuatu, di dalam Dialah semuanya ada. Semuanya ada dibawah otoritasnya. Dia memilih kita dan menempatkan kita sebagai bagian dari tubuhNya untuk dapat menggenapi rencanaNya, menyatakan kerajaanNya dimuka bumi ini. Kita dengan bagian tubuh yang lain harus saling terhubung saling terikat dan semuanya tunduk kepada kepala yaitu Kristus. Kita tidak bisa melakukan apa-apa, kita akan kehilangan arah tanpa terhubung dengan kepala. Terhubung atau berpusat kepada Kristus, hidup dibawah kedaulatanNya maka kita akan bisa melihat dengan jelas tujuan hidup kita dan memiliki kekuatan untuk menyelesaikannya dengan baik. Tetaplah berpusat kepada Kristus sebagi kepala, sumber dari segala-galanya.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Bersyukurlah untuk kebaikan Tuhan yang telah memilih kita menjadi umat pilihanNya, menjadi bagian dari gereja yang adalah tubuhNya dan buatlah komitmen untuk senantianya berpusat kepada Kristus dan menjadikanNya menjadi kepala “sumber” dari segalanya dalam hidupmu.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah kepada satu orang hari ini bagaimana hidupmu selalu terhubung dengan Kristus sebagai kepala atau sumber dari segala apa yang kamu butuhkan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

