JUMAT : PERKATAAN YANG MENYEMBUHKAN

10 Maret 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Amsal 16:20, 24

PENGANTAR

Sebuah penelitian medis menunjukkan bahwa perkataan yang menguatkan (yang menghibur) dari layanan kesehatan dapat menolong pasien sembuh lebih cepat dari penyakit. Dalam suatu eksperimen, ditaruhlah zat pemicu alergi pada kulit beberapa sukarelawan supaya mengalami gatal-gatal, lalu reaksi mereka yang menerima kata-kata menguatkan dari dokter dibandingkan dengan mereka yang tidak. Pasien yang menerima kata-kata menguatkan dari dokter menunjukkan kondisi yang lebih baik dan gatal-gatal yang dirasakan tidak separah mereka yang tidak menerima penguatan.

PEMBELAJARAN

Kitab Amsal mengetahui pentingnya kata-kata yang menguatkan dan menghibur. “Perkataan yang menyenangkan” adalah “obat bagi tulang-tulang, (Ams. 16:24). Dampak positif dari kata-kata tidak terbatas hanya pada kesehatan kita: ketika kita memperhatikan perkataan yang berhikmat, kita akan mendapat kebaikan (Amsal 16:20). Demikan pula, dorongan semangat juga menguatkan kita untuk menghadapi berbagai tantangan yang kita hadapi sekarang dan yang mungkin akan kita hadapi kelak.

MENEMUKAN (M1)

Kita tahu bahwa dorongan dan motivasi yang positif dari kata-kata hikmat dan kata-kata menguatkan berpengaruh untuk membawa kekuatan dan pemulihan dalam hidup kita sehari-hari. Namun, dorongan semangat dan bimbingan yang diberikan mungkin dari orangtua, pelatih, dan teman seakan membantu kita bertahan menghadapi masa-masa sulit dan menuntun kita kepada keberhasilan. Demikian juga Alkitab dapat memberikan penguatan di saat kita menghadapi berbagai-bagai pencobaan, memperlengkapi kita untuk bertahan dalam keadaan yang paling sulit sekalipun.

“Perkataan yang menyenangkan adalah obat bagi tulang”, setiap perkataan yang menyenangkan yang berasal firman Tuhan mampu meningkatkan hormon hormon kebahagiaan kita (hormon Dopamine, Endorphin, Oxytocin dan Serotonin) yang berdasarkan banyak penelitian dapat memicu kesembuhan dan pemulihan diri”

MELAKUKAN (M3)

Kekuatan untuk kita melakukan kunjungan kepada setiap orang sakit, dan memberikan dorongan dengan “perkataan yang menyenangkan serta menguatkan” melalui cerita atau kesaksian dan doa dapat menyembuhkan orang yang sakit. Jangan pernah diam ketika engkau datang mengunjungi, ingat mulutmu penuh kuasa, dan memiliki otoritas Ilahi.

MEMBAGIKAN (M4)

Sampaikan pada banyak Saudara, bahwa setiap perkataan kita yang diucapkan dalam bentuk cerita, kesaksian dan doa tidak akan pernah sia-sia.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47