MINGGU : APA YANG KITA KATAKAN AKAN MENGGEMA

12 Maret 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Amsal 21:23

PENGANTAR

Orang percaya yang ingin memiliki realita kehidupan yang baik tentu saja harus menjaga lidahnya atau perkataannya dengan tidak berkata-kata yang jahat, tetapi justru membiasakan diri untuk memperkatakan yang baik dan positif. Sesuai janji firman Tuhan, “Siapa yang menggemakannya akan memakan buahnya.”

PEMBELAJARAN

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata ‘gema’ artinya bunyi atau suara yang memantul, jadi kata ‘menggemakan’ artinya memantulkan, mendengungkan, membalikkan. Kata-kata yang kita ucapkan dan yang digemakan pada akhirnya akan kembali kepada kita yang mengucapkannya.
Ada realita apa yang ingin kita ciptakan di hidup kita: kesembuhan? kelimpahan? kesuksesan? dengan menggemakannya maka kita akan memakan buahnya. Surat Yakobus pun mengatakan betapa lidah memiliki pengaruh yang besar yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan manusia:

MENEMUKAN (M1)

Oleh sebab itu kita harus berhati-hati menggunakan lidah kita. Kata-kata kasar yang kita ucapkan, kata-kata dusta, fitnah, gosip, umpatan dan lain-lainnya apabila kita menggemakannya pada akhirnya semua itu akan berbalik kepada kita sendiri. Akibatnya kita menjadi orang yang tidak disukai, tidak dapat dipercaya, dijauhi orang dan berpotensi mendatangkan kesukaran atau masalah di kemudian hari (Amsal 21:23) dan akhirnya akan membawa kita kepada kematian. Tetapi kata-kata yang baik, kata-kata yang lembut, yang positif, yang jujur; akan menjadi berkat bagi orang lain. Ia menyembuhkan, menguatkan yang lemah. Bahkan nabi Yesaya mengatakan, bahwa lidah seorang murid dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu.

MELAKUKAN (M3)

Semua itu akan berbalik kepada kita sendiri. Kita akan menjadi orang yang disukai dan dipercaya oleh orang lain, dan pada akhirnya akan membawa kita kepada kehidupan yang baik. “Kalau kalian berbicara, janganlah memakai kata-kata yang kotor. Pakai sajalah kata-kata yang membangun dan memberi pertolongan kepada orang lain. Kata-kata seperti itu akan mendatangkan kebaikan kepada orang-orang yang mendengarnya” Efesus 4:29 (BIS)

Demikian juga apabila kita mengucapkan dan menggemakan kata-kata yang optimis untuk diri kita sendiri sekalipun kita sedang mengalami hal-hal yang tidak baik dalam hidup kita: kekurangan, kesesakan dan kesusahan, maka perkataan itu semua akan berbalik kepada kita, dan kita akan mengalami kehidupan yang baik. Tetapi apabila kita mengucapkan dan menggemakan kata-kata yang pesimis, keluh kesah, maka kita akan mengalami, kegagalan, kecelakaan, ketidakberuntungan dan akhirnya kematian. Karena kata-kata yang kita ucapkan adalah sebuah doa yang memiliki kuasa untuk mewujudkannya.

MEMBAGIKAN (M4)

Sampaikan ke banyak rekan dan saudaramu, untuk hati-hati menggunakan mulutmu, karena perkataan berkuasa dan kata-kata menentukan nilai siapa dirimu.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47