Renungan Minggu

MINGGU – INJIL KASIH KARUNIA

23 April 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan :Efesus 2:8-9

PENGANTAR

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” (Efesus 2:8-9)

MENEMUKAN (M1)

Ada agama yang mengajarkan penekanan terhadap usaha manusia untuk memperoleh keselamatan. Hal ini berbeda dengan ajaran Alkitab yang menegaskan: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (diselamatkan oleh karena anugeraj oleh iman percaya)
Ada dua hal penting yang dikemukakan Paulus, yakni: Pertama, kalimat “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman” (iman percaya hanya pada Yesus). Ini menjelaskan bahwa kematian dan kebangkitan Kristus menjadikan manusia berdosa yang berujung pada maut beroleh keselamatan dalam iman kepada Yesus Kristus. Kedua, kalimat “Itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” ini menjelaskan bahwa tak ada alasan apa pun bagi kita untuk menyombongkan diri. Sebab, keselamatan itu semata-mata pekerjaan dan anugerah Allah. Yesus menghendaki setiap pengikut-Nya menyadari keberadaan-Nya sebagai orang yang telah diselamatkan untuk hidup kudus dan benar, tidak lagi hidup dalam dosa atau manusia lama..

MERENUNGKAN (M2)

Menerima kasih karunia Allah ini bukan berarti kita dapat hidup terus-menerus dalam hawa nafsu duniawi, menurut kehendak daging, dan pikiran yang jahat karena selalu tersedia karunia Allah. Tidak! Rasul Paulus mengingatkan bahwa orang-orang yang diselamatkan Allah adalah milik Kristus. Sebagai milik Kristus, Allah mempersiapkan kita untuk melakukan pekerjaan baik. Ia sudah mempersiapkan kita sebelumnya untuk pekerjaan baik tersebut (Efesus 2: 10). Di mana pun kita berada, di situlah pekerjaan baik itu dinyatakan demi kemuliaan Tuhan. Itulah hidup yang meneruskan kebaikan-Nya.

MELAKUKAN (M3)

Efesus 2 : 10, Allah mau kita hidup dalam kasih karunia injil itu dalam melakukan segala pekerja baik, pekerjaan yang mendatangkan dan berdampak baik bagi semua orang, kita tidak dapat melakukan terang jika tidak hidup dalam terang. Oleh karena injil kasih karunia yang adalah terang, membuat kita dapat hidup sebagai anak terang, jangan lagi melakukan perkara yang gelap, karena gelap tidak dapat bersatu dengan terang.

MEMBAGIKAN (M4)

Karena Anugerah keselamatan adalah sebuah kemurahan (perlakuan istimewa) yang sebenarnya tidak layak kita terima, tidak kita upayakan, dan tidak diterima karena jasa kebaikan kita, maka kita harus menghargai dengan memberitaka kebaikan Allah itu (kasih karunia itu) kepada banyak orang, melalui berita injil kasih karunia.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47