renungan firman

JUMAT- DIGERAKKAN OLEH KASIH KARUNIA ATAU KEKECEWAAN

28 April 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Ibrani 12:15 TB

Ketika didalam hati kita masih tersimpan kepahitan, kekecewaan atau kebencian, tanpa kita sadari sesungguhnya kita sedang mengijinkan orang lain menggerakkan dan mengendalikan hati, pikiran dan seluruh hidup kita. Ketika seseorang mengatakan bahwa “Orang lain/seseorang telah membuatnya sangat marah dan kecewa..!” Itu adalah sebuah pengakuan bahwa orang lain sedang mengendalikan hidupnya, dan untuk bisa pulih, ada banyak orang yang berpikir dengan MENGUNGKAPKAN atau MENUNJUKKAN sikap marah/sedih, kecewa, tidak mau ketemu, kepahitan, pundung, dst, maka ia akan bisa pulih; padahal sebaliknya justru membuatnya semakin dikuasai oleh kepahitan/kekecewaan dan makin terpuruk; SEBAB satu-satunya cara untuk lepas dari kendali kepahitan kekecewaan karena orang lain atau perasaan bersalah dalam diri sendiri, HANYALAH dengan tinggal didalam kasih karunia Allah, untuk MENERIMA pemulihan dan kesembuhan atas luka hati kita; sebab hanya kasih Tuhan yang mampu untuk memulihkan dan menyembuhkan hidup kita.

Firman Tuhan,

Ibrani 12:15 TB, Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Pertanyaannya:

  1. Hal apakah yang harus kita jaga selalu ada didalam kita, yang tidak boleh kita jauhkan dari hidup kita?
  2. Hal apakah yang akan tumbuh ketika kita menjauhkan diri dari kasih karunia Allah?

MERENUNGKAN,

Sangat perlu untuk selalu memastikan bahwa kita sedang tinggal didalam kasih karunia Allah, karena itu akan menolong kita untuk dapat mengatasi tumbuhnya benih akar pahit yang dapat menimbulkan masalah dan membuat orang lain ikut tercemar/terpengaruh jadi ikut-ikutan kepahitan atau kecewa dan merusak persekutuan kita sebagai anak-anak Tuhan;
KEPAHITAN dan KEKECEWAAN itu MENULAR dan bahkan bisa MENGAKAR hingga menjadi kumpulan orang-orang yang sama-sama KEPAHITAN satu keluarga, komunitas, atau bangsa, karena itu RANTAINYA haruslah DIPUTUS dengan Kuasa kasih karunia Allah yang bekerja didalam kita.

Saat ini kita sedang berada di tengah-tengah dunia yang telah rusak, penuh dosa dan tidak adil; untuk menang atas segala kepahitan dan kekecewaan, caranya hanyalah dengan tinggal dan hidup didalam kasih karunia Allah; Oleh kasih karunia Allah, kita dimampukan untuk mengampuni orang yang bersalah, mengecewakan dan SEMBUH dari segala dosa, kepahitan dan kekecewaan.

Ceritakanlah pengalaman saudara pada saat mengambil keputusan untuk digerakkan oleh Kasih Karunia Allah untuk menang atas kepahitan dan kekecewaan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47