renungan jumat

JUMAT – TIDAK ADA JALAN PINTAS

16 Juni 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor

Bacaan: Filipi 3:8-10

A. PENGANTAR

Orang yang diubahkan oleh kuasa Injil adalah orang yang bertumbuh rohaninya, dan orang yang bertumbuh rohaninya pastilah dia adalah orang yang diubahkan. Tapi masalahnya adalah ada banyak orang Kristen yang tidak bertumbuh sebagaimana seharusnya. Kalaupun bertumbuh, tetapi sangat lambat. Banyak orang Kristen mengalami keterlambatan/keterbelakangan pertumbuhan.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Mari kita baca Filipi 3:8-10
3:8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
3:9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.
3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
2 Petrus 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.
Amsal 2:4 jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam,
Amsal 2:5 maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Banyak hal yang menjadi penyebab mengapa pertumbuhan rohani tidak terjadi. Tetapi satu masalah yang utama adalah kegagalan dalam menyediakan waktu untuk memupuk pengenalan akan Tuhan. Ya pengenalan akan Tuhan tidak bisa terjadi secara instan. Melainkan seperti tanaman yang perlu dipupuk agar itu bisa bertumbuh sebagaimana mestinya. Tidak ada jalan pintas untuk kita bisa mengalami pengenalan akan Tuhan lebih lagi. Banyak godaan yang menghalangi kita untuk menjadikan hubungan kita dengan Allah itu menjadi suatu hubungan pribadi dan bukan hanya sebuah kegiatan agamawi atau rutinitas belaka. Karenanya diperlukan ketekunan dan komitmen yang kuat untuk bisa melakukannya. Amsal 2:4-5 mengatakan kita harus mencarinya seperti perak dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam. Tuhan hanya akan dapat dikenal dengan baik disaat kita memberikan waktu kepada Dia.

Sedikit saya ingin memberikan kesaksian. Beberapa tahun yang lalu saya berkomitmen untuk rajin membaca renungan harian setiap pagi. Jadi ketika didalam kendaraan umum ketika saya berangkat untuk bekerja, saya akan mulai dengan membaca renungan harian. Terkadang saya mencatat poin-poin yang menurut saya itu penting atau juga merenungkan ayat-ayat FT yang dijelaskan. Namun seringkali juga, saya merasa itu sia-sia karena saya merasa masih ada kegagalan-kegagalan yang saya lakukan. Tapi saya percaya Roh Kudus yang mengingatkan saya bahwa yang saya lakukan itu berguna bahkan untuk nanti dimasa depan kehidupan saya. Tanpa sadar, kebenaran-kebenaran yang saya dapatkan dari saya membaca renungan harian itu bukan hanya menambah pengetahuan saya, tapi juga menguatkan iman saya sampai dengan hari ini. Memang saya masih jauh dari sempurna, banyak hal yang harus diperbaiki. Tapi saya merasakan rohani saya bertumbuh sejak saat itu.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Kita harus kembali kepada semangat dan kerinduan untuk mengenal Tuhan lebih lagi. Dan tidak bisa tidak, caranya hanya dengan jalan memberikan waktu kita untuk mengenal Dia, tidak ada jalan pintas. Mengikut Yesus artinya benar-benar kita harus terus menerus mengikuti Dia setiap saat dan itu hanya bisa terjadi jika kita memberikan waktu kita untuk Dia. Kita bisa mulai dengan komitmen membaca Alkitab ataupun renungan harian Kristen setiap pagi. Berdoa setiap pagi atau setiap malam, dan banyak cara yang lainnya. Kita harus pupuk pengenalan akan Tuhan itu.

A.W. Tozer seorang penulis Kristen dan seorang hamba Tuhan mengatakan bahwa Seorang Kristen itu kuat atau lemah bergantung pada sebaik mana ia memupuk pengetahuannya tentang Tuhan, dan Ada hal yang boleh diabaikan dan tidak terlalu merugikan kehidupan spiritual kita tetapi untuk mengabaikan persekutuan dengan Tuhan akan melukai diri kita dalam cara yang tidak mampu kita tanggung

Mari miliki kembali semangat, sukacita dan kerinduan untuk mengalami pengenalan akan Tuhan lebih lagi. Tuhan akan merespon usaha kita mengenal Dia. Tapi persoalannya adalah sebesar mana tekad kita untuk semakin mengenal Dia.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Mari saling meneguhkan saudara seimanmu dengan membagikan kebenaran yang engkau dapatkan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47