KAMIS – MANUSIA HIDUP BUKAN DARI ROTI SAJA

22 Juni 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan :Matius 4:4

PENGANTAR

Firman Tuhan dalam Pengkhotbah 9:11 _“…juga roti bukan untuk berhikmat._ Ketika membaca kata roti di ayat ini teringat

Kita akan  kata-kata Yesus: _“Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” *(Mat 4:4)*. Maksudnya adalah bahwa orang dalam hidupnya seharusnya tidak memikirkan tentang kebutuhan jasmani saja, tetapi juga kebutuhan rohani.  Yesus mengingatkan bahwa jika orang terlalu memikirkan kebutuhan jasmani (roti)

PEMBELAJARAN

Mungkin masih segar dalam ingatan kita mengenai pengajaran Tuhan Yesus ketika dicobai oleh iblis. Iblis menggoda-Nya setelah Tuhan selesai berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam.  Dalam keadaan yang sangat lapar secara kemanusiaan-Nya, Iblis datang dan menggoda-Nya. *Matius 4:3*: _“Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”_  Namun, Tuhan Yesus sudah mengetahui maksud iblis. Tuhan tahu pasti tipu daya iblis. Karenanya, Dia menjawab *(Matius 4:4)*: _“Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”_

MENEMUKAN (M1)

Dua ayat tersebut menjadi pokok pembahasan kita, Tuhan mengatakan bahwa manusia hidup bukan dari roti saja. Benar! Manusia hidup bukan hanya dari roti semata! Tetapi manusia hidup dari setiap Firman Tuhan, setiap Firman yang keluar dari mulut Allah.

Sudah tentu, jawaban Tuhan Yesus itu sangat mengejutkan iblis. Iblis tidak menyangka kalau Anak Allah itu memberikan jawaban yang tidak diharapkannya.  Bukan hanya roti yang membuat seseorang hidup. Bukan hanya dengan roti! Orang hidup tidak hanya dengan makanan dan minuman, melainkan karena Firman Tuhan.   Bahwa manusia ada,  karena Firman Tuhan.  Bahwa kamu ada, adalah karena Firman-Nya. Karenanya, katakanlah kepada dirimu bahwa Firman-Nya adalah asal mulamu. Katakanlah kepada hatimu bahwa Firman Tuhan adalah sumber kehidupanmu. Katakanlah kepada jiwamu bahwa Firman Tuhan adalah segalanya bagimu. Firman Tuhan adalah roti kehidupan yang membimbingmu menuju keselamatan hidupmu dan keselamatan jiwamu.

Dengan perkataan lain, orang hidup memerlukan makanan rohani. Orang hidup membutuhkan nutrisi rohani. Dan nutrisi rohani yang paling dahsyat adalah Firman Tuhan. Melalui Firman-Nya, manusia diciptakan.

MELAKUKAN (M3)

Oleh sebab itu, kamu jangan bimbang! kamu jangan ragu! Tuhan Yesus adalah Firman yang Hidup. Firman yang telah menjadi manusia. Firman yang tinggal di antara kita dengan penuh kemuliaan-Nya. *Yohanes 1:14&: “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”

Marilah kita pastikan bahwa kita mampu menjadikan Firman Tuhan sebagai makanan rohani kita. Jangan ada di antara kita yang benafsu makan roti duniawi dan mengabaikan roti sorgawi. Walaupun roti duniawi sedap rasanya, namun roti duniamu tidak akan membawamu dalam kehidupan kekal. Mari kita pastikan bahwa tidak ada seorang pun di antara kita yang tidak ingin mencari dan makan roti kehidupan. Roti yang membebaskan hidupmu dari belenggu dosa. Pastikanlah kehidupan kita untuk menikmati Firman Allah. Pastikanlah! Makanan kita adalah roti sorgawi yang sangat dikenan dan sangat menyenangkan hati Tuhan.

MEMBAGIKAN (M4)

Bagikan kepada setiap Saudara kita, bahwa pastikan hidup mereka senantiasa mengkomsumsi makanan rohani yaitu merenungkan dan menjalani firmanNya

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47