10 Agustus 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Filipi 1:27-28a
Adalah manusiawi kalau kita GENTAR atau DIGENTARKAN oleh beratnya masalah yang sedang kita hadapi. Berkelit disaat GENTAR terhadap suatu masalah, atau saat dikonfrontasi oleh suatu hal tertentu, adalah satu respon spontan alamiah manusiawi kita yang muncul dari perasaan tidak aman, takut dan kuatir yang bergejolak di hati yang GENTAR, karena berpikir dengan menghindar atau berkelit kita akan “aman” dari situasi, tuntutan tanggungjawab (akibat kesalahan), atau sebagai TEMBOK pertahanan terhadap suatu “serangan” yang belum tentu terjadi, seperti “takut tersakiti, takut ditolak, takut terlihat lemah, atau takut terlihat banyak kekurangannya.
MENEMUKAN (M1).
Bacaan:
~ Filipi 1:27-28a TB, …, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil, 28a dengan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu.
~ 1 Korintus 2:3-4 TB, 3 Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. 4 Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh,.

Pertanyaannya:
- Sikap seperti apakah yang Paulus katakan untuk jaga oleh jemaat di Filipi dalam memberitakan Injil? (28a)
- Dengan mengandalkan keyakinan akan kekuatan apakah Paulus saat datang ke jemaat di Korintus dalam keadaan lemah, takut dan gentar ?
MERENUNGKAN (M2).
Perjuangan demi injil tidaklah mudah, dan bahkan yang terjadi dengan Paulus dan jemaat Filipi, mereka mengalami penganiayaan secara terus-menerus dari sejak Paulus pertama kali merintis pelayanan di sana (Kis 16:11-40), mereka tetap menghadapi tantangan kesulitan yang sama, Paulus dipenjarakan karena injil, jemaat Filipi dianiaya, tekanan oleh lawan-lawan mereka, dan dalam situasi untuk tetap berpadanan layak bagi Injil Kristus, Paulus mengingatkan mereka agar tiada digentarkan sedikitpun oleh lawan/musuh/masalah/tantangan, sebab ketika membiarkan sedikit saja kegentaran masuk kedalam pikiran mereka, maka itu akan membuat mereka menjadi lemah, berkelit, menghindar bahkan lari dari tanggungjawab dan hubungan, lari dari masalah/tantangan dengan berbagai alasan seperti sibuk dengan urusan pekerjaan, urusan keluarga, hobi, atau hal-hal yang lainnya, dan sibuk dengan diri sendiri, menyalahkan barang, orang dan situasi (bos), dan menjadi seteru (musuh) Injil; Sesuatu yang seharusnya dapat kita hadapi dengan mengandalkan hikmat dan kekuatan Roh Allah, seperti yang Paulus lakukan.
MELAKUKAN (M3)
Sebutkan dan temukanlah hal-hal yang akan saudara lakukan agar tetap teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang bersama untuk iman yang timbul dari Berita Injil, dan tiada digentarkan sedikit pun oleh lawan/masalah/tantangan yang ada..?

MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pengalaman saudara saat mengandalkan hikmat dan kekuatan Roh Allah dapat tetap teguh berdiri, tiada digentarkan sedikitpun oleh lawan/masalah/tantangan yang datang.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

