12 Agustus 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Filipi 1:29-30
Tuhan mengaruniakan IMAN dan PENGANIAYAAN sebagai dua hal yang tak terpisahkan seperti dua mata koin, yang saling terkait dan saling menopang; suatu anugerah kesatuan yang digambarkan seperti berikut:
…, Bagi orang yang BERIMAN, setiap PENGANIAYAAN adalah sebagai kehormatan, suatu proses yang Tuhan ijinkan untuk maksud membentuk karakter dan pertumbuhan IMAN-nya. Ia juga percaya bahwa suatu pelatihan tidaklah untuk selamanya (ada batas waktunya); sehingga bagi orang BERIMAN, setiap aniaya/pencobaan adalah hal yang biasa dan tidak melebihi kekuatan dirinya, Tuhan hanya ijinkan itu terjadi pada orang-orang tertentu, pada orang yang menurut pandangan Tuhan akan sanggup dan kuat dalam menahan dan menanggungnya. Dan bagi orang BERIMAN, semua berkat hanyalah sebagai sarana (bukan tujuan);
.., BERBEDA ketika orang yang belum menerima anugerah IMAN, (iman percayanya masih di pikiran), baginya setiap PENDERITAAN (Penganiayaan) adalah hal yang menakutkan, menyakitkan, dan harus dihindari, dengan memilih untuk hidup seperti yang ia mau, tidak mau menundukkan diri, dan walau telah mengaku sebagai orang Kristen, “untuk sementara” dalam kehidupan kekristenannya akan terlihat sebagai orang yang semangat, luar biasa saat beribadah, komsel dan saat bersaksi menceritakan kisah keberhasilannya; hidupnya terlihat sungguh-sungguh karena semua berkat jasmani, fasilitas, kemewahan yang ia miliki, NAMUN kemudian akan teruji pada saat penganiayaan datang, harus “sedikit” menderita, mungkin hanya 1/100 dari ANIAYA yang dialami jemaat Filipi maka akan terlihat dari buah yang ia hasilkan, apakah buah yang manis yang menjadi berkat, atau buah yang pahit yang tidak jadi kesaksian yang baik.

MENEMUKAN (M1).
Bacaan:
~ Filipi 1:29-30 TB, Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia, dalam pergumulan yang sama seperti yang dahulu kamu lihat padaku, dan yang sekarang kamu dengar tentang aku.
~ *Filipi 4:12 TB, Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Pertanyaannya:
- Hal apakah yang Tuhan karuniakan kepada kita, khususnya jemaat di Filipi? (Ay. 29-30)
- Segala hal apakah yang rasul Paulus katakan kepada jemaat di Filipi, sanggup ditanggungnya didalam Yesus (Dia)?
MERENUNGKAN (M2).
Seringkali Tuhan harus memakai penderitaan atau penganiayaan sebagai cara (tindakan kasih) untuk melepaskan kita dari segala selubung, cangkang atau beban trauma, yang menghalangi harta karun (talenta, potensi) kita keluar untuk jadi berkat; dan dengan tertanam komitmen dalam satu rumah rohani kita akan terus bertumbuh, dan semakin hidup berpadanan dengan Injil.
Oleh karena itu, jika hari-hari ini saudara merasa sedang dalam penderitaan/aniaya, mari lihat, tangkap dan dapatkan pesan atau berkat Tuhan dari setiap penderitaan/aniaya yang saudara alami,

MELAKUKAN (M3)
Dari renungan hari ini, sebutkanlah 2 (dua) kata yang menjadi sikap dan respon saudara pada saat menderita penganiayaan, ditolak/dihianati karena saudara mau hidup sebagai saksi Kristus, hidup sesuai Firman Tuhan.
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pengalaman saudara saat mengalami iman dan penganiayaan dalam kehidupanmu.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

