13 September 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Matius 6:19-21
A. PENGANTAR
Marilah kita menyimak apa yang tertulis dalam Matius 6:19-21. Yesus Kristus memberikan perumpamaan tentang pola kerja berkat yang sejati. Yesus Kristus mengambil dua sudut pandang tentang mengumpulkan harta, yakni
- sudut pandang dunia – dimana mengumpulkan harta di bumi dengan ancaman ngengat dan karat yang merusaknya dan pencuri yang membongkar dan merusakkan. Dengan kata lain mengumpulkan harta di bumi tidak dapat dijamin akan keberhasilannya.
- sudut pandang surga – dimana mengumpulkan harta di surga bebas dari ngengat dan karat sehingga tidak merusakannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Dengan kata lain mengumpulkan harta di bumi memiliki jaminan atau garansi akan keberhasilannya.

Perhatikanlah bahwa Tuhan Yesus sedang mengajarkan tentang apa yag seharusnya menjadi dasar pemikiran dari proses mendapatkan dan memiliki harta, dimana jika kita melihat ketika dasar berpikir dimulai dari surga yang menggambarkan tentang kehidupan rohani yang mengandung prinsip pengelolaan harta, dimana di dalam sistem ini ada Allah sebagai sumber berkat dan pagar perlindungan terhadap sumber-sumber pendapatan sehingga dijamin kehidupan yang berkecukupan itu tidak akan terganggu. Ukuran hidup berkecukupan dimulai dalam pola berpikir yang rohani, bukan pada ukuran uang atau materi atau aset yang Anda miliki. Yesus Kristus membawa manusia untuk melihat bahwa hati menjadi titik nol untuk mengelola harta yang rohani atau sebaliknya dari hati juga dapat menghasilkan satu semangat yang salah dalam mengelola harta. Namun ketika seseorang memahami bahwa Allah adalah sumber berkat, maka hati akan berisi tentang motivasi yang penuh hormat kepada Sang pemberi berkat.
Mengumpulkan harta di bumi tidaklah bermakna sama sekali tidak boleh. Tetapi yang dimaksudkan Yesus adalah mulailah berpikir yang benar tentang motivasi untuk mengalami hidup yang berkemakmuran. Selalu Tuhan memberkati anak-anakNya adalah sebagai bukti akan tak berdayanya anak-anak Tuhan hidup tanpa penyertaan dan pertolongan Tuhan (Ul 8:18). Adalah garansi terbaik dari Tuhan untuk anak-anakNya yang memiliki prinsip bahwa Surga yakni kehadiran Allah menjadi alasan utama untuk memiliki harta, bukan yang lain. Dengan demikian kita tahu bagaimana memulaikan Tuhan dengan harta kita.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1).
Bacaan: Matius 6:19-21
- Apakah 2 hal yang Yesus katakana dalam perumpamaan tentang mengumpulkan harta? (ayat 19,20)
- ….dimana hartamu berada, di situ juga…… berada. (ayat 21)
B.2. MERENUNGKAN (M2).
Apakah arti mengumpulkan harta di surga dan di bumi menurut Anda? Bagaimana Anda menerapkan tentang frase Tuhan Yesus “Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga..”

B.3. MELAKUKAN (M3)
Rencanakanlah bagaimana Anda menerapkan ‘mengumpulkan harta di surga’ dan menjaga hati Anda untuk selalu memiliki motivasi yang benar tentang mengumpulkan harta dalam hidup Anda!
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pengalaman Anda dalam proses menabung uang (harta) yang didasarkan pada Firman Tuhan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

