renungan minggu

MINGGU – YANG SEHARUSNYA ADALAH KAYA DIHADAPAN ALLAH

17 September 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Lukas 12:16-22

A. PENGANTAR

Tuhan Yesus memberikan pengajaran dalam bentuk perumpamaan (perhatikan Lukas 12:16-21). Di dalam perumpamaan itu, tersebutkaan tentang orang kaya yang sangat bingung dengan kekayaannya dan tidak bisa menikmatinya dengan baik. Dan sudah tentu di mata Tuhan itu sesuatu yang salah. Kenapa? Sebab di sisi lain ada kebenaran sebagai sudut pandang rohani tentang arti kaya. “Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.” (Luk 12:21). Kaya di hadapan Allah menjadi standar satu-satunya untuk orang Kristen.

Selalu pola kerja Allah adalah dimulai dengan konsep kaya di hadapan Allah. Apakah arti kaya di hadapan Allah? Kaya di sini adalah memiliki kelimpahan dalam arti pengalaman rohani sebagai buah iman kepada Injil kasih karunia Allah. Pengalaman-pengalaman rohani yang dialami merupakan buah berkat sebagai harta surgawi untuk anak-anak Tuhan yang memiliki ketahanan kekal terhadap serangan karat dan ngengat (Mat 6:20). Jika kita pernah membaca kisah Elia, dia adalah nabi yang secara kepemilikan harta benda tidaklah pernah disebutkan bahwa dia kaya. Untuk makan dia dibantu oleh buruk gagak dan seorang janda. Namun demikian imannya dan ketaatannya menjadikan dia patut diandalkan oleh para Raja dan orang-orang di sekitarnya (Lihat Yak 5:17). Dia kaya dengan otoritas untuk menyatakan mujizat Allah di dalam kehidupan banyak orang. Pahamilah kisah Yusuf anak Yakub yang berhasil menjadi pemimpin di Mesir, seorang yang kaya raya dan menjadi andalah bangsa Mesir terutama di masa krisis pangan selama 7 tahun.

Dengan demikian, mari selaraskanlah cara berpikir kita tentang arti dan manfaat hidup serba berkecukupan atau berkemakmuran terhadap Injil Kristus. Satu-satunya sumber kemakmuran adalah Injil Kristus, tidak ada lagi yang lain.

B. PEMBELAJARAN

B.1. MENEMUKAN (M1).

Bacaan: Lukas 12:16-22

  1. Apakah yang terjadi dengan orang kaya dalam cerita ini? (ayat 20)
  2. Kaya seperti apa yang Tuhan Yesu sampaikan? (ayat 21)

B.2. MERENUNGKAN (M2).

Menurut Anda apakah arti kaya di hadapan Allah? (ayat 21)
Bagaimana hal ini dapat terjadi di dalam hidup Anda?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Pikirkanlah dan rencanakan aksi Anda bagaimana dapat menjadi kaya di hadapan Allah? Waspadalah terhadap perumpamaan tentang orang kaya yang mati dalam Lukas 12:16-20). Bagaimana Anda menyikapi ini di dalam hidup Anda?

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Teruslah bersaksi kepada orang lain bahwa Allah itu sebagai satu-satunya sumber berkat hidup serba berkecukupan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47