22 November 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Filipi 2:1
Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, (Flp 2:1)
Belas kasihan berasal dari kata Yunani “eleos” yang artinya ‘phatos’ yakni emosi yang terbangun karena berdukacita melihat orang lain dan mengandung arti seperti anugerah. Tuhan Yesus adalah anugerah Allah untuk manusia berdosa yang memiliki banyak sekali dosa. Atas perintah Bapa Surgawi Yesus Kristus turun ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan membawanya kepada hidup yang merdeka dan masuk dalam kekekalan. Dengan kata lain Yesus adalah wujud belas kasihan Bapa Surgawi kepada manusia.

Kehidupan Yesus Kristus yang adalah anugerah dengan belas kasihan, telah membuktikan bahwa belas kasihan memiliki kekuatan yang luar biasa. Dampak dari belas kasihan Yesus adalah kesediaan Yesus untuk selalu perduli kepada orang-orang yang kritis hidupnya. Orang-orang di sekitar Anda selalu memperlukan pertolongan orang lain. Itu sebabnya, Dia hadir ke dunia untuk orang yang membutuhkan pertolongan. Yang terutama dampak dari kekuatan belas kasihan adalah kesediaan Yesus disalibkan demi menyelamatkan manusia dari kutuk dosa. Mari gunakanlah kekuatan belas kasihan seperti Yesus di dalam menciptakan kepedulian Anda untuk saudara seiman. Belas kasihan sejati adalah motor penggerak yang setiap saat tanpa musiman untuk dapat membantu saudara seiman semakin kuat dan menang dalam setiap perjuangan imannya.

Hari ini, sepatutnya setiap orang Kristen bergerak memberi pertolongan kepada orang lain hanya karena belas kasihan yang benar seperti yang ada pada Yesus. Belas kasihan yang benar akan menggerakkan kita bertindak hanya dengan motivasi menolong, tanpa maksud lain.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4

