MINGGU – IMANUEL (ALLAH BESERTA KU)

07 Januari 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Matius 1:23, Mazmur 108:14

Matius 1: 23, ”Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia, Imanuel  yang berarti: Allah menyertai kita.”  Beberapa fakta bahwa Allah menyertai kehidupan kita adalah:

  1. Allah beserta kita, bukan berarti kita bebas dari pergumulan dan kesulitan.
    Kita  sering kali  berpikir bahwa setelah malam  kelahiran Yesus kristus, semuanya selesai.  Semuanya hidup bahagia dan sejahtera. Ternyata tidaklah demikian. Inilah realita yang dijalani Maria dan Yusuf. Kehadiran Yesus ditengah-tengah mereka tidak menyebabkan mereka hidup dengan tenang dan lancer-lancar saja.  Sebaliknya, kesediaan Maria dan Yusuf dalam rencana Allah, hidup mereka menjadi tidak nyaman.  Mereka terpaksa harus hidup berpindah-pindah. “Mengapa?” Justru karena ada Yesus diengah-tengah mereka. ketika kita hidup dan mengenal Yesus, bukan berarti hidup kita bebas dari masalah. 
  2. Allah beserta kita, berarti Allah senantiasa menuntun kita ditengah pergumulan dan kesulitan.
    Hidup bersama Yesus berarti mengalami tuntunan Tuhan dalam kehidupan kita.  Walaupun kita mengalami masalah dan kesulitan dalam kehidupan ini, ingatlah selalu, Allah beserta kita. Dia selalu menuntun kehidupan kita. Bagaimana malaikat Tuhan menjadi alat Tuhan, berbicara kepada Yusuf dalam mimpinya.  Ditengah-tengah kesulitan, ada firman Tuhan. melalui firman Tuhan kita tahu apa yang harus kita lakukan, kemana kita harus mengarahkan hidup ini.  Imanuel, Allah beserta dengan kita, menuntun kita dalam setiap pergumulan dan kesulitan didalam kehidupan ini.   Pernyataan bahwa Yesus akan disebut “Imanuel” berarti bahwa Yesus adalah Allah dan bahwa Ia diam diantara kita dalam inkarnasi-Nya dan bahwa Ia akan selalu bersama kita.   Sampai saat ini masih banyak orang yang menolak Yesus, Sang Juru  S’lamat kehidupan manusia. gelar Imanuel, mungkin tidak pernah dimengerti sepenuhnya, dan tidak dipahami oleh orang-orang disekitar-Nya. Akan tetapi sejak hari penyaliban dan pentakosta, orang-orang percaya mulai menyatakannya sebagai salah satu dari nama-Nya yang agung. Dan Yesus sendiri telah meneguhkannya ketika Dia menguatkan para rasul yang dikasihinya dengan berkata,”Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:20b). Tidak ada yang perlu kita takutkan dan kuatirkan dalam menjalani pergumulan kehidupan ini. Natal mengingatkan kita bahwa Dia “Imanuel”,
    Allah senantiasa menyertai dan menguatkan kita dengan tuntunan-tuntunan-Nya yang ajaib.

REFLEKSI DIRI :

“Jika Allah bersama dengan kita (dipihak kita), siapakah lawan kita?  (Roma 8:31b) Tidak ada !!

HIKMAT HARI INI :

“Apapun yang ada di belakang kita (masa lalu) dan apapun yang ada di depan kita (masa depan, tahun 2024 yang mungkin saja mengalami ketidapastian), tetapi  bersama Allah (imanuel) kita dapat lakukan perkara yang besar. (Mazmur 108:14)   

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4