SABTU – KITA TIDAK DAPAT MENGHINDARI-NYA

03 Februari 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Mazmur 139 : 7 -12

Mz 139:7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat laridari hadapan-Mu? 139:8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. 139:9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, 139:10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mumemegang aku. 139:11 Jika aku berkata: “Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,” 139:12 maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.

Tuhan adalah pribadi yang sangat kreatif namun begitu gigih menjaga dan menawarkan anak-anakNYA kembali kepada DIA. Raja Daud mengatakan bahwa dia tidak dapat lari dari hadapan Tuhan, sebenarnya juga adalah ungkapan Ketika dia kalah dan jatuh dalam dosa, hasratnya untuk mendengar tawaran Tuhan untuk kembali itu sungguh besar.

Seketika atau pada suatu masa atau mungkin saat ini begitu berat bagi kita untuk kembali beribadah kepada Tuhan dengan alasan kita masing-masing. Tapi Tuhan tidak tinggal diam, DIA sungguh berusaha dengan kasihNYA yang besar, mengulurkan tanganNYA untuk datang kepada DIA.

Luangkan waktu dan renungkan siapakah kita sehingga begitu berkeras hati? Datanglah beribadahlah dan sembahlah Tuhan dengan luapan rasa cinta dan hati yang hancur.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4