07 Mei 2024
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : 1 Korintus 13:4
Korintus adalah daerah di Yunani, yang mana (di Yunani) lahir banyak filsuf2 dunia, dan itu mempengaruhi cara berpikir jemaat disana karena lingkungan mereka. Sehingga punya kecenderungan membual atau memegahkan diri mereka karena berasal dari budaya yang saat itu maju dalam cara berpikir.
Dalam 1 Korintus 13:4, Paulus menyampaikan bahwa kasih itu tidak memegahkan diri. Tidak mendorong dirinya untuk dimegahkan, dipuji, diutamakan. Seseorang bisa saja mengatakan bahwa kalau bukan karena Tuhan dan kerja keras saya, proyek ini gak akan jalan, atau komsel ini gak akan jalan atau membicarakan sesuatu yang tujuannya mencari pujian. Atau sekarang trend banyak yang fexing, membual menunjukkan kekayaannya.

Namun mereka juga bisa melakukan sesuatu yang dermawan. Disnilah perbedaannya kasih sebagai sifat atau pribadi. Kasih sebagai sifat memungkinkan orang melakukan pekerjaan kasih dengan tujuan dikenal, namun kasih sebagai pribadi adalah Kristus itu sendiri, yang mana menginginkan keutamaan Bapa diatas segalanya.
Luangkan waktu dan renungkan, bahwa apakah kita melakukan kasih karena kita mampu melakukannya atau karena pribadi Kristus yang ada didalam kita?!.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo

