MINGGU – “JANGAN MENGHAKIMI, TAPI KASIHI”

09 Juni 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Yohanes 8:7-8 TB

Bacaan: Yohanes 8:7-8 TB, Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.

Orang yang hidup dalam budaya penghakiman tinggi, hidup serba aturan, hukum-hukum dan pengadilan seperti orang-orang Yahudi, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, akan cenderung menjadi orang-orang (masyarakat) yang suka menghakimi, sadis, penuh aturan dan suka mengadili orang lain;
…, dan Yesus yang penuh kasih pun harus menghadapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang hendak menghukum perempuan yang kedapatan berzina, sesuai hukum Taurat harus menghukum dengan melemparinya dengan batu;

Sambil berdiri Yesus berkata kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang telah berulang kali bertanya dengan maksud untuk menyalahkan Yesus; hingga akhirnya Yesus berkata, “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”
…, dalam hal ini Yesus sedang menyingkapkan satu dosa yang umum yakni keinginan untuk menghukum dosa orang lain, tapi mengabaikan dosa diri sendiri;

Artinya, sebelum seseorang ingin membeberkan atau menghakimi dosa kesalahan seseorang, haruslah disadari bahwa kita juga pernah berbuat dosa, sehingga pada saat saudara melihat dosa, kesalahan atau pelanggaran saudaramu (baca: Matius 7:2-5), saudara dapat lebih memilih MENGUTAMAKAN penerapan prinsip KASIH yang memulihkan, dari pada menerapkan HUKUMAN, aturan yang hanya akan membuat orang mati atau terhilang;

Mari hiduplah dalam kasih Kristus yang menerima, mengasihi dan memulihkan hidup kita.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo