JUMAT – MEMBANGUN BUDAYA SALING PERCAYA DALAM JEMAAT

28 Juni 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Gal 6:2; Yakobus 5:16

Sekali lagi “percaya” berbicara bagaimana kita dipercaya dan mempercayai orang lain. Kepercayaan merupakan saling percaya. Kita harus belajar dan bertumbuh untuk menjadi pribadi yang selalu dapat dipercaya. Hari-hari ini orang pintar begitu banyak, tetapi kebutuhan saat ini bukan sekedar pintar tetapi orang yang dapat dipercayalah yang dicari. Orang yang dapat dipercaya, menjadi kebutuhan dalam perusahaan, gereja, pelayanan dan calon teman hidup (Bambang Budianto, 2022).

Tanpa saling percaya, apapun yang kita lakukan tidaklah efektif, tidak akan bisa menatap dan meraih masa depan yang baik. Kita sangat takut untuk bekerja sama atau bermitra dengan orang yang tidak dapat dipercaya, sangat mahal harganya bermitra dengan orang yang tidak bisa dipercaya. Kita tidak mungkin meminta nasihat kepada orang yang tidak dapat dipercaya. Dalam pelayanan tanpa kepercayaan atau saling percaya satu dengan yang lainnya, maka proses pertumbuhan akan berjalan sangat lambat, atau malah tidak ada pertumbuhan sama sekali alias stagnan. Begitu banyak hal negatif apabila kita tidak saling percaya satu dengan yang lain, moril bisa hancur, kualitas dan semangat kerja menurun. Untuk itulah Paulus mengingatkan kita melalui suratnya ke jemaat Korintus bahwa Kasih itu percaya segala sesuatu. Mari kita terus bangun budaya saling percaya dalam jemaat.

Untuk kita bisa saling menanggung beban dengan orang lain (Gal 6:2), butuh kepercayaan, tidak mungkin ini terjadi kalau tidak saling percaya. Saling memperhatikan, saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik akan mudah dijalankan kalau ada saling percaya satu dengan yang lainnya. Apalagi untuk saling mengaku dosa dan menceritakan kebutuhan kita satu dengan yang lain (Yak 5:16) pastilah dengan orang yang saling percaya satu dengan yang lainnya. Kepercayaan melandasi hubungan antar manusia, terutama dalam keluarga Kristus untuk berfungsi secara sehat dalam pelayanan dan jemaat.

Membangun budaya saling percaya tidak mudah tetapi bukan tidak bisa, mulailah dengan KASIH ”Kasih percaya segala sesuatu”, artinya percaya kepada rekan kerja atau pelayanan, Jangan mudah menyalahkan, belajarlah untuk terbuka, tampil apa adanya,
jujur dan berperilaku dengan penuh tanggung jawab.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo