31 November 2024
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : 1 Yohanes 4:17 – 21
1 Yohanes 4:17 Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman , karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini. 4:18 Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. 4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. 4:20 Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, i karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. 4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

Rasul Yohanes mengajarkan, Allah adalah kasih (1 Yohanes 4:8). Ketika hubungan kita dengan-Nya berkembang dan semakin dalam, kita menjadi dewasa/penuh dalam kemampuan kita untuk memahami dan memberi kasih: “Di dalam kasih seperti itu tidak ada ketakutan, sebab kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab jika kita takut, maka ketakutan kita adalah karena takut akan hukuman, dan itu menunjukkan bahwa kasih-Nya yang sempurna belum kita alami” (1 Yohanes 4:18). Ketika kita berusaha untuk memperkuat ikatan kesempurnaan dengan mengasihi satu sama lain, Allah sendiri tinggal di dalam kita, “dan kasih-Nya dinyatakan dengan penuh di dalam kita” (1 Yohanes 4:12). (Ingat sempurna berarti penuh)

Paulus berdoa untuk memampukan orang-orang percaya di Efesus memahami dan mengalami ikatan kesempurnaan: Efesus 3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu , 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
Luangkan waktu dan renungkan, Mengasihi sauadara/I kita adalah manifestasi kasih Allah yang penuh dalam hidup kita
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo

