09 Februari 2025
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : (Efesus 4: 30- 32)
Efesus 4:30-32 (TB)
Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memetraikan kamu menjelang hari penyelamatan
Menurut Kamus Besar Bahas Indonesia (KBBI) berduka artinya bersedih, bersusah. Dalam bahasa Yunani nya berduka berasal dari kata “lupeo” yang berarti bersedih, gelisah. Jadi mendukakan Roh Kudus dapat diartikan mempengaruhi, membuat atau menimbulkan kesedihan, kesusahan dan kegelisahan bagiNya.

Dalam ayat 30 diatas dikatakan, janganlah mendukakan Roh Kudus Allah, menyatakan bahwa Roh yang tinggal dalam kita itu bisa berduka, sama seperti kita bisa berduka ketika kita di hujat, digosipin, diperlakukan tidak adil, dipermalukan. Demikian halnya Roh Kudus berduka ketika kita melakukan dosa (pikiran, perkataan, perilaku kita bertentangan dengan karakterNya), hidup kita tidak harmonis denganNya. Perkataan ini bukan kepada mereka yang tidak percaya, tetapi bagi mereka yang sudah percaya Yesus dan sudah menerimaNya. Memang ada duka bagiNya melihat mereka yang belum bertobat, menolak pemberitaan kabar baik “injil keselamatan”. Tetapi Dia sangat bersedih ketika kita orang yang sudah menerimaNya, kelakuannya tidak perduli atau mengabaikan kehadiranNya, masih berdusta, marah, berbuat dosa, memberi kesempatan kepada Iblis, mencuri, malas tidak mau bekerja dengan baik, berkata kotor (Ef 4:25-29), hal ini adalah perilaku yang meremehkan tidak menghormatiNya.

Dalam ayat 31 beberapa hal yang harus kita buang, singkirkan, yaitu “Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Kita harus menghidupi seperti yang di tuliskan dalam ayat 32 “Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”
Selanjutnya dalam ayat 30, dikatakan olehNya kita dimeteraikan sampai pada hari penebusan, ini adalah karya yang luar biasa, Roh Kudus adalah sebagai bukti yang sah bahwa kita milik Allah, anak Allah, yang memberikan akses bagi kita memanggil Allah “ya Abba ya Bapa”, Meterai berarti juga melekat, Roh Kudus itu bersama kita , menjadi jaminan, bahwa kita tidak perlu takut lagi atas kematian dan hukuman dosa, tidak ragu dan bimbang, sedih tetapi percaya akan kehidupan yang kekal.
Jadi sadarilah Dia ada dalam hidup kita, apa yang kita pikirkan, katakan dan perbuat pasti Dia rasakan. Teruslah harmonis denganNya, bergerak dan berkarya oleh pimpinanNya. Biarlah Dia nyata dan disenangkan melalui hidup kita.
Sebagai murid Kristus, jangan mendukakan Roh Kudus. marilah kita praktekkan hidup dengan sikap ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Dunia akan melihat perbuatan kita yang baik dan memuliakan Bapa di sorga.
Link pembacaan:https://forms.gle/AV99uaT2wJaybTfa7
Terimakasih. Tuhan Yesus Memberkati

