13 Februari 2025
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Yohanes 7:37-38
“Barangsiapa haus, baiknya ia datang kepadaKu dan minum!, ayat ini secara tersirat bicara tentang untuk kita memiliki rasa haus atau kerinduan mendalam (rindu berat) akan Dia, dan kerinduan kita (rindu akan keintiman) ini tidak pernah bertepuk sebelah tangan, karena Yesus memiliki kerinduan yang sama (bahkan Ia ingin memiliki kita seutuhnya). Ia rindu membangun hubungan dengan kita.
Bahkan ketika kita mengalami kerinduan yang mendalam (cinta yang dalam atau sejati) maka kita akan mengalami aliran-aliran air hidup yang menyegarkan dan memuaskan.
Sebagai makhluk penyembah, maka kebutuhan dasar kita adalah menyembah dalam kehausan (seperti rusa) akan Dia atau kerinduan/kangen akan Dia. Semakin dalam kita membangun keintiman hubungan dengan Dia, maka kualitas penyembahan kita semakin dalam.

So Hidup Intim dengan Tuhan adalah dasar untuk kita senang menyembah Tuhan. Dan Yoh 4: 23 mengatakan, Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Kita diciptakan sebagai penyembah-penyembah Tuhan . Bukan cuma penyanyi lagu Rohani seminggu sekali di Gereja. Tetapi menjadi penyembah (memiliki gaya hidup penyembah sehari hari) (daily life style) dan untuk mengekspresikani rasa cinta (hubungan intim)
Penyembahan adalah tempat kita bisa mengekspresikan kecintaan, kekaguman, penghormatan bahkan kita bisa kerkata-kata sukacita dan menangis bahagia karena kita berjumpa (encounter) dengan si jantung hati yang SEJATI.
Dan amin dan benar janjiNya, “Kalau kita sungguh-sungguh rindu Tuhan, Dia pasti memberikan diri-Nya untuk ditemui oleh kita dan memberi janjiNya”.
Link pembacaan:
https://forms.gle/AV99uaT2wJaybTfa7
Terimakasih. Tuhan Yesus Memberkati.

