12 APRIL 2025
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
AYAT RENUNGAN (Yohanes. 2:14-16)
Mencintai ibadah atau semangat beribadah harus dimiliki oleh semua murid Kristus. Ibadah adalah sebuah panggilan bertemu dan menyatakan rasa syukur kepada Tuhan, mengakui kedaulatan dan penghormatan tertinggi kepada Tuhan. Kemurnian atau kekudusan sebuah ibadah harus dijaga, bebas dari gangguan apapun dan berfokus hanya kepada Tuhan. Kita harus menyingkirkan hal-hal yang mengganggu kekhusukan ibadah, beribadah harus penuh dengan rasa hormat kepada Tuhan yang hadir di tengah-tengah kita.
Dalam ayat 14, dikatakan bahwa dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Hal ini menjelaskan terjadinya “komersialisasi” bait suci dan penyelenggaraan ibadah, areal bait suci sudah menjadi tempat mencari keuntungan, ibadah sudah menjadi transksional, mencari keuntungan, ibadah telah dinodai dan kehilangan esensinya. Memang terlihat ada keramaian, tetapi ibadah bukan sekedar berbicara tentang ramai tidaknya, tetapi tentang perkenanan dan kehadiran Tuhan.

Dalam ayat 15, dikatakan Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci, hal ini menunjukkan otoritas Kristus atas Bait Suci, Dialah yang berkuasa atasnya. Kemarahan Yesus bukanlah secara spontan, tetapi Ia rencanakan, sudah dipertimbangkan dengan benar penuh seksama, untuk mengembalikan Bait Suci kepada tujuan semula. Hal ini memberikan gambaran kepada kita, agar kita tegas terhadap dosa dan kecemaran, tidak ada kompromi dengannya.
Selanjutnya dalam Ayat 16, dikatakan jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan. Yesus mau mengembalikan fungsi bait suci menjadi rumah doa, seperti ada tertulis dalam Mrk 11:17, Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: “Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun! yang merupakan penggenapan dari Yes 56:7 Sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.
Sebagai murid Kristus, mari memeriksa praktik ibadah pribadi dan ibadah kita bersama, apakah sudah berkenan dihadapan Tuhan? Kalau Kristus sudah membersihkan bait suci di zaman dahulu, mari membersihkan hidup kita agar menjadi tempat yang cocok bagi Roh Kudus. Mengembalikannya kepada tujuan semula, bahwa tubuh kita adalah bait Allah. Amin
Link Pembacaan: https://forms.gle/AV99uaT2wJaybTfa7
Terimakasih Tuhan Yesus memberkati

