By: Pdt. Santoso S. Hutabarat
Yohanes 18:37
Maka kata Pilatus kepada-Nya: “Jadi Engkau adalah raja?” Jawab Yesus: “Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.”(Yohanes 18:37 )

Kelahiran Yesus Kristus, bukan hanya menjadi Juru Selamat (Lukas 2:11), tetapi juga menjadi Raja. Untuk menjadi Raja-lah Yesus hadir ke dunia. Mengapa? Karena dunia tidak memiliki raja yang sempurna dalam kepemimpinannya. Kedatangan Yesus Kristus adalah satu babak sangat penting untuk melatih manusia di bumi untuk memiliki dan melayani dengan wibawa Ilahi yakni otoritas Raja di bumi (Yohanes 1:12).

Tujuan kelahiran Yesus Kristus adalah membangun Kerajaan Nya dengan Yesus Kristus sebagai Raja. Gereja adalah kumpulan orang Kristen yang diberikan amanah untuk membangun KerajaanNya. Gereja bukan hanya tempat untuk melayani pemulihan manusia dan membina agar terjadi pertumbuhan rohani, tetapi juga harus berperan sangat penting dalam membangun gaya hidup Kerajaan Allah yang identik dengan kedisiplinan melakukan Titah Raja dan hidup tertib dan benar, tanpa kompromi kepada dosa. Jikalaupun terjadi kesalahan yang membawa kepada dosa, maka konsekuensi pendisplinan akan terjadi.
Benih Kerajaan sudah ditaburkan di dalam gereja Tuhan. Saatnya untuk menjadi gereja yang seharusnya memerintah di dunia dengan otoritas Firman Allah.

