08 Maret 2021
By: Pdt. Santoso S. Hutabarat
Ulangan 8:2-3
Allah selalu berurusan dengan anak-anakNya melalui hati. Mengapa? Karena dari hati terpancar kehidupan (Ams 4:23). Hati adalah titik perubahan mendasar dari kehidupan seseorang. Namun kebanyakan orang sulit mengalami perubahan hati. Seperti pengalaman bangsa Israel, ketika mereka meninggalkan Mesir menuju Tanah Kanaan, dibutuhkan 40 tahun untuk membentuk hati yang bersih dari keegoisan agar hati mereka hanya dipenuhi keinginan Allah. Tuhan terus mengejar hati manusia yang keras atau tidak mau berubah, agar Dia dapat berdiam di dalamnya.

Menemukan (M1)
Bacalah Ulangan 8:2-3
- Berapa lama perjalanan Bangsa Israel menuju Tanah Kanaan? Apakah maksud Allah mengizinkan keadaan demikian? (ayat 2)
- Bagaimana hati bangsa Israel dibentuk Allah? Apakah cara Allah membentuk hati mereka? (ayat 3)
Merenungkan (M2)
Dalam sejarah perjalanan Bangsa Israel menuju tanah Kanaan, sesungguhnya jarak tempuh antara Mesir ke Kanaan tidaklah jauh. Tetapi fakta Alkitab menjelaskan diperlukan 40 tahun untuk tiba di Tanah Kanaan.
Menurut Anda, kenapa pengalaman ini harus terjadi kepada bangsa Israel? Bahkan semua orang dewasa meninggal dunia sebelum tiba di tanah Kanaan. Apakah Allah itu kejam? Atau Allah itu disiplin?

Melakukan (M3)
- Lakukanlah evaluasi diri, hal apa saja yang sering mengganggu hati Anda, sehingga menyebabkan pelayanan kasih Anda kepada orang lain hanya sebagai formalitas saja?
- Rencanakanlah untuk fokus menyelesaikan permasalahan hati di hadapan Tuhan dan selesaikanlah jika hal tersebut menyangkut dengan orang lain.
Membagikan (M4)
Ceritakanlah kepada saudara seiman yang Anda percayai untuk memintanya mendukung dalam doa dan perhatian. Dan jika Anda sudah terbebas dari masalah hati, saksikanlah kepada orang lain.

