04 Juni 2021
By : Pdt. Freddy K. H. Siregar
Filipi 2:5-7
Paulus menegur jemaat Korintus karena keduniawian mereka, dan mengungkap perbantahan dan perselisihan diantara mereka sebagai bukti bahwa mereka masih manusia duniawi (ay. 3). Mereka berseteru, bertikai, dan terpecah-belah mengenai pelayan-pelayan, sebab seorang berkata: “Aku dari golongan Paulus,” dan yang lain berkata: “Aku dari golongan Apolos” (ay. 4); merasa diri atau kelompoknya lebih unggul dari pribadi/kelompok yang lain, membanding2kan, berselisih soal-soal kegiatan/aktivitas, suatu sifat keduniawian yang masih tersisa di antara mereka; padahal, orang yang beribadah dan menghidupi kebenaran Firman Tuhan seharusnya dapat menguasai diri menjaga perkataan dan sikap untuk tidak merendahkan/membanding2kan dirinya dengan yang lain, semakin rendah hati, penuh kasih, suka menolong, suka berdamai, saling memperhatikan (emphati), bersinergi dan bekerja bersama sebagai bagian dari tubuh Kristus atau sebagai sesama manusia.

MENEMUKAN (M1)
Bacalah: Filipi 2:5-7, 5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Pertanyaan:
- Bagaimana seharusnya hubungan yang sehat/rohani dalam hidup bersama sebagai umat Tuhan?
- Teladan apakah yang Kristus lakukan untuk menolong kita manusia?
MERENUNGKAN (M2)
Untuk dapat mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Kristus, kita harus memiliki pikiran Kristus dan memiliki kehidupan yang menyerupai kehidupan Kristus. Seperti apakah pikiran Kristus itu? PikiranNya luar biasa rendah hati; karena itu, apabila kita rendah hati maka kita juga akan mudah untuk sehati sepikir dan melangkah di dalam roh yang sama dan di dalam jejak yang sama dengan Tuhan Yesus sebagai teladan yg luar biasa yg telah merendahkan diri, menderita dan mati bagi kita.

MELAKUKAN (M3)
Kata Tuhan Yesus, Belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati (Mat. 11:29), hal apakah yang saudara pelajari dari teladan Yesus untuk perubahan hidupmu?
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pengalaman saudara untuk lemah lembut, rendah hati, rela berkorban dan terus belajar mengikuti teladan Kristus?
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

