09 Juli 2021
By : Pdm. Rudy Langitan
Yesaya 42:3-4, Zefanya 3 :17
MENEMUKAN (M1)
“Tahukah Saudara bahwa Tuhan suka memulihkan/membaharui?” Ia senang untuk memulihkan kehidupan yang hancur, senang untuk memperbaiki dan membalut hati yang hancur, keluarga yang hancur, ekonomi yang hancur, dan senang untuk mengembalikan pengharapan yang hilang dan mimpi-mimpi yang terkubur?” Ya, Ia adalah ahlinya. “Buluh yang terkulai tidak Ia putuskan, sumbu yang pudar tidak Ia padamkan”. Ia senang untuk mengembalikan semangat yang pudar. Ia menutup kembali retakan-retakan dinding kehidupan kita dan mendirikan kembali reruntuhannya, supaya Ia boleh menyatakan kemuliaan-Nya
Renungan pagi ini dari Yesaya 42:3 “Buluh yang patah terkulai tidak akan putuskanNya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkanNya…
Pertanyaan, “Menurut Bapak/Ibu/Saudara apa yang dimaksudkan dengan ayat diatas?”

MERENUNGKAN (M2)
Ya jawaban singkatnya PEMULIHAN!, Ada banyak pemulihan yang sedang Tuhan lakukan hari-hari ini. Salah satunya adalah pemulihan dari perasaan gagal atau perasaan bersalah atas kejadian di masa lalu. Satu hal yang cukup banyak menghambat seseorang untuk menerima kelimpahan atau kepenuhan janji-janji Allah adalah adanya bayang-bayang kegagalan di masa lalu, yang menyebabkan adanya perasaan bersalah atau perasaan gagal di dalam dirinya. Orang ini kerap melihat dirinya sebagai orang yang kurang berhasil; ia merasa dirinya telah gagal karena telah banyak membuat kesalahan atau telah berbuat suatu kesalahan yang fatal dalam mengambil keputusan atau dalam mengikuti tuntunan Tuhan di waktu yang lampau. Perasaan ini kerap kali mengintimidasi dan menghantuinya, sehingga ia merasa dirinya telah gagal dan telah keluar dari rencana Tuhan yang sempurna. Dan perasaan ini akhirnya dapat menimbulkan keragu-raguan dalam dirinya bahwa ia layak menerima kepenuhan janji-janji Allah yang sempurna.
Tapi sekali lagi; Tuhan itu baik. Ia datang dengan firman-Nya dan dengan kasih-Nya yang memberi kelepasan dan kesembuhan. Kasih-Nya yang tanpa syarat melenyapkan ketakutan. Dengan kasih karunia-Nya, kita yang tadinya merasa sebagai orang yang gagal menjadi orang yang diterima dan dikasihi Tuhan dan memiliki pengharapan yang baru.

MELAKUKAN (M3)
Ketika hari ini engkau merasa gagal, putus asa, dan terpuruk, jangan cepat menyimpulkan bahwa semuanya telah berakhir dan tidak ada jalan keluar! Tidak ada tempat yang terbaik atau pribadi yang terbaik yang mampu membaharui hidupmu, Ia Allah yang memulihkan. Dialah Tuhan Jalan kebenaran dan Hidup. KasihNya cukup bagimu, KasihNya menutupi semua kesalahan. (1 Petrus 4:8)
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pada banyak orang, bagaimana ketika engkau mengambil jalan Allah, bukan jalan putus asa, maka engkau melihat engkau dibaharui oleh kasihNya.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

