10 Juli 2021
By : Pdm. Rudy Langitan
Roma 6:23, Yohanes 3:16
MENEMUKAN (M1)
Semua manusia telah berbuat dosa (Rm. 3:23) dan upah dosanya adalah maut (Rm. 6:23a), tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita (Rm. 6:23b). Semua orang, tanpa terkecuali, adalah orang berdosa dan oleh karena itu layak untuk menerima murka Allah dan mengalami kematian kekal. Karena dosa manusia harus mengalami kematian, yaitu kematian jasmani, kematian rohani dan kematian kekal. Allah yang maha besar dengan kasih yang besar telah melakukan perbuatan yang besar untuk manusia berdosa yang seharusnya binasa.
Renungan pagi ini katakan “Ia mengaruniakan Putra Tunggal-Nya untuk menggenapkan karya keselamatan itu bagi manusia melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib (Yohanes 3:16)
Pertanyaannya, “Karena kasihNya yang begitu besar sehinggan Ia telah mengaruniakan…………….. supaya ……………………………….tidak binasa, melainkan beroleh…………………

MERENUNGKAN (M2)
Sudah layak dan sepantasnya kita mengucap syukur setiap kali membaca ayat ini, yang menjadi bukti yang lebih dari cukup. Ayat di atas dengan jelas mengatakan bahwa YESUS datang ke dunia untuk menyelamatkan dan memberikan kita kehidupan. Allah menggambarkan diriNya dengan KASIH yang Hebat (Kasih yang besar), bukan Allah yang suka menghukum. Kasih Allah yang sedemikian besar itulah, sampai-sampai Ia mengorbankan Anak-Nya sendiri demi keselamatan dunia. Allah adalah kasih (1 Yoh 4:16a).
Kasih yang Ia miliki inilah (yang juga merupakan jati diriNya) yang membuat janji ini menjadi kuat, karena di dalam kasih sejati tidak kegagalan atau pelanggaran. Allah tidak melanggar janjiNya karena KasihNya.

MELAKUKAN (M3)
Kasih Allah itu kuat, sehingga tidak ada kekuatan lain yang mampu memisahkan atau membatalkan kasih dan janjiNya. JanjiNya itu ya dan amin dalam hidup bapak/ibu saudara. Keselamatan yang Ia berikan itu akan digenapi, dalam situasi dan keadaan seperti apapun, janjiNya pasti. Mari Bapak ibu, miliki iman percaya yang tidak tanggung-tanggung (extravagant faith), mungkin engkau merasa gagal, berdosa dan meninggalkan Tuhan, tetapi kasihNya yang besar (extravagant love) membuat tanganNya selalu terbuka bagimu dan berkata, “Mari datang padauk yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberimu kelegahan!” (Mat 11;28). Tidak ada yang dapat memisahkan engkau dari kasihNya yang besar. (Roma 8;35).
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pada banyak orang, Apa yang engkau rasakan ketika engkau percaya kepadaNya dan beroleh keselamatan yang kekal?
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

