05 November 2021
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yesaya 60:1-5
A. Pengantar
Kelima ayat yang sedang kita baca adalah nubuatan Nabi Yesaya yang mengandung kekuatan iman di tengah dunia yang pada waktu itu yang sangat ternodai oleh kecemaran anti Allah. Namun secara makna rohani, kalimat-kalimat nubuatan tersebut berlaku pada masa kini dan masa depan. Sebab pasca kejatuhan manusia ke dalam dosa(Kejadian 3), telah dan terus terjadi perseteruan antara anak-anak Tuhan dengan iblis dan pemerintahannya. Esensi dosa adalah menjauhkan manusia dari Allah dan ekspresi dosa adalah bersifat variatif yang dipengaruhi oleh keunikan jaman. Tetapi ada satu esensi yang tetap sama dari jaman ke jaman adalah terang Tuhan yang tidak pernah dapat dijadikan gelap karena keberdosaan manusia di bumi. Apapun bentuk dan ekspresi dosa, Terang Tuhan tetap sama sebagai Kekuatan Ilahi yang tak terkalahkan.
Siapakah terang itu? Alkitab berkata dalam Yohanes 1, Terang Tuhan adalah Firman, Firman itu adalah Anak Manusia yang telah hadir di dunia. Kehadiran terang dinyatakan kepada dunia selama Yesus Kristus ada di dunia. Selanjutnya Terang Tuhan itu dilahirkan ke dalam hati orang-orang percaya setelah Yesus Kristus naik ke sorga. Kuasa Terang Allah adalah kuasa Firman Tuhan yang mengandung otoritas mengalahkan dunia dan membangun peradaban Kerajaan Allah di dunia, yang dipercayai oleh anak-anak Tuhan dari masa ke masa dan dalam semua tingkatan usia dan jenis kelamin. Pada saat hati kita percaya dan berserah sebagai pengikut Yesus Kristus, maka Anda telah menjadi TerangNya. Anda adalah terang Allah, bukan seorang anak Tuhan yang membawa lilin terang yang memiliki keterbatasan menyinari sekitarnya. “Bangkitlah, menjadi teranglah (to become light, to become bright). Sesungguhnya sebagai anak-anak Terang, fokus kita bukan pada kegelapan atau semua bentuk dan ekspresi dosa, tetapi pada keputusan untuk menjadi terang, untuk menerangi bahkan bersinar terang. Hukum kegelapan adalah tidak dapat menguasai terang. Jadi, apakah alasannya untuk berkutat dalam dosa? Apalagi terikat oleh dosa dan kutuk?

Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. (Yoh 1:5)
Manakala kita mengambil tanggungjawab menjadi terang, maka kemuliaan Tuhan akan nyata atas kita. Pada saat itu, kita berfungsi seperti benda yang berdaya magnet (mampu menyerap semua yang ada di sekitarnya) sehingga dapat menjadi perhatian utama diantara kegelapan atau di tengah terbentuknya kebiasaan kejahatan atau penentangan akan Allah di bumi. Sementara itu ketidakbiasaan menjadi terang akan bertenaga sangat besar oleh Terang Allah, untuk menerangi semua cara berpikir, cara merasa, membentuk kemauan, bertindak dan membangun kebiasaan hidup. Di balik kebangkitan terang yakni anak-anak Tuhan, ada berkat kelimpahan di semua bidang kehidupan. Itu sebab itu fokuslah pada terang Allah atas mu, maka kegelapan dunia akan tersingkir, dengan tindakan demi tindakan yang rohani yakni menjadi pelaku Firman Tuhan secara imani dan berani.
B. PEMBELAJARAN
B.1. Menemukan
Bacalah Yesaya 60:1-5
- Apakah perkataan Nabi Yesaya kepada bangsa Israel ?(Ayat 1:1)
- Apakah alasan dorongan Yesaya untuk mengatakan “bangkitlah dan menjadi teranglah” kepada orang-orang pada waktu itu? (ayat 2)
- Apakah berkat-berkat untuk anak-anak Terang? (ayat 3-5)

B.2. Merenungkan
Bagaimana cara praktis untuk dapat menjadi terang dengan keunikan diri Anda?
B.3. Melakukan
Mulailah dengan fokus pada diri Anda sebagai anak-anak Terang. Hidupi terang itu maka terangmu akan bercahaya.
B.4. Membagikan
Ceritakanlah sumber terang Abadi yakni Yesus Kristus, Sang Matahari di dunia!
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

