06 November 2021
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Nehemia 2:11-18
A. Pengantar
Kekristenan adalah kehidupan Sorga di bumi yang hanya bisa dijalankan oleh orang-orang yang sudah menjadi pengikut Kristus. Oleh sebab itu, ketika kita memutuskan untuk mengikuti Tuhan Yesus dengan sepenuh hati, maka kita layak menghadirkan surga ke bumi. Konsekuensinya semua cara berpikir, cara merasa dan tindak tanduk kita haruslah sarat dengan kebenaran Tuhan. Karena kebenaran Tuhan akan memerdekakan kita dari segala bentuk keengganan atau kemalasan untuk terlibat aktif dalam membangun kerajaan Sorga di bumi.
Modal iman dan kasih kepada Tuhan, menggerakkan Nehemia dengan keterbatasan kemampuan untuk pergi dan berada di tengah reruntuhan tembok Yerusalem. Adalah hal yang berbeda ketika kita hanya berada di dalam gedung gereja dengan berada di tengah bencana yang terjadi. Ketika saya sedang berada di tengah reruntuhan puing-puing rumah dan bangunan akibat gempa di Lombok (Agustus, 2018), hati saya bersedih dan prihatian dengan masyarakat yang pasca gempa hanya tinggal di dalam tenda-tenda pengungsian dan kehilangan banyak pekerjaan. Bahkan kebanyakan mereka mengalami trauma yang mendalam. Tuhan ingatkan kita sebagai orang Kristen, bahwa kasih Tuhan tidak bisa dipendam atau hanya dibicarakan, tetapi diwujudkan. Banyak orang hanya menangis dalam doa tetapi sedikit enggan terjun dalam pelayanan nyata untuk membantu orang-orang yang ditimba bencana kehidupan. Nehemia bukan sekedar menangis dan berkabung setelah mendengar Tembok pertahanan Kota Yerusalem roboh, Nehemia bersegera pergi dengan komitmen penuh. Dibuktikan dia berniat dan membuat rencana kerja serta bekerjasama dengan raja dan para bupati di sekitar Yerusalem.

Tuhan membutuhkan Anda yang bukan hanya mampu, tetapi juga mau bekerja untuk membangun kerajaan Allah dengan talenta Anda di tempat dan waktu yang telah ditentukan Tuhan.
B. PEMBELAJARAN
B.1. Menemukan
Bacalah Nehemia 2:11-18
- Apakah respon Nehemia ketika dia mendengar tembok Yerusalem runtuh? (ayat 1,3)
- Apakah yang akan dilakukan Nehemia ?(Ayat 5)
B.2 Merenungkan
Nehemia bukanlah seorang arsitek atau ahli bangunan. Keterbatasan dirinya dilampaui oleh rasa empati yang sangat dalam terhadap peristiwa rubuhnya tembok Yerusalem. Kekuatan akan empati membawanya masuk ke dalam tanggung jawaab yang tinggi dan mulia. Bagaimana Anda menilai respon dan keputusan Nehemia untuk membangun tembok Yerusalem?

B.3. Melakukan
Apakah yang dapat Anda lakukan tatkala Anda ingin menjadi terang pada saat melihat tetangga Anda tidak memiliki uang untuk membeli makanan? Terapkan belas kasihan ke dalam keputusan Anda. Lakukanlah bukan karena Anda memiliki uang lebih banyak, tetapi karena Anda adalah anak-anak terang.
B.4. Membagikan
Teruslah bersaksi tentang kasih Allah dalam tindakan-tindakan nyata yang menolong orang lain untuk keluar dari permasalahannya.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

