SELASA – MENGAKUI YESUS SEBAGAI TUHAN ATAS HIDUP KITA

09 November 2021

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Roma 10:9-10

MENEMUKAN (M1):

~ Roma 10:9-10,(TB) Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.”

Pertanyaan:

  1. Sebagai tanda keselamatan, lengkapilah 2 kalimat berikut: Mengaku dengan mulutmu, bahwa……., dan percaya dalam hatimu, bahwa …….,
  2. Bagaimanakah proses Hati dan Mulut untuk dibenarkan dan diselamatkan?

MERENUNGKAN (M2)

MENGAKU bahwa Yesus adalah Tuhan haruslah dilakukan secara jelas, tegas; bukan hanya sekedar dikatakan dalam hati, karena didalam kata MENGAKU terdapat satu kata kerja yang terkait dengan faktor penyangkalan diri, kejujuran dan integritas nilai hidup kita; Suatu KEADAAN di hati, pikiran, perkataan dan perbuatan, yang diekspresikan dalam bentuk PENGAKUAN PERNYATAAN iman secara TERBUKA dari mulut, yang berasal dari hati yang mempercayai Tuhan.

MENGAKU bahwa Yesus adalah TUHAN adalah juga sesuatu yg disampaikan didalam KESESUAIAN antara perkataan dan perbuatan, karena PERBUATAN adalah juga sebagai buah PERUBAHAN hidup, yang dapat dirasakan oleh orang lain disekitar kita, suatu BUAH kehidupan yang selalu memancarkan KEMULIAAN TUHAN, dan membuat orang lain dapat MELIHAT Kristus dalam kasih, sukacita dan kesabaran kita, yang berpusat kepada Kristus, bangga akan Kristus, dan selalu memberi kemuliaan hanya bagi Kristus.

MELAKUKAN (M3):

Sebagai orang-orang yang telah percaya kepada Yesus, kitapun harus menyadari bahwa JIKA kita belum “mati” terhadap dosa, dan BELUM mengalami KELIMPAHAN KASIH, penerimaan dan damai sejahtera DARI Kristus, maka dibagian2 hati kita akan sangat banyak kerikil ketakutan dan ketidakmurnian, karena dimasa yang lalu kita sering “dibanding2kan dengan saudara/i, sering direndahkan atau dihianati, atau bahkan mengalami perlakuan KASAR,” sehingga merasa tidak nyaman untuk mengekspresikan diri, apalagi untuk MENGAKUI IMAN kepada orang2 lain.

Oleh sebab itu, mari temukan, kenali dan sebutkanlah 1-2 peristiwa atau pengalaman yang paling memalukan atau menyedihkan, atau yang paling membahagiakan dari perlakuan ortu, kakak/adik, atau teman dimasa yang lalu dalam hidup kita pada saat engkau mengakui/ atau menceritakan pengalaman gagal/buruk dalam hidupmu dimasa yang lalu; DAN menceritakannya kepada Tuhan, dirimu dan kepada orang lain yang engkau percayai.

MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah pengalaman saudara mengalami kelegaan dan kemerdekaan pada saat saudara MENGAKUI perasaan takut dihakimi atau perasaan dibanding2kan, tidak dianggap, dimasa yang lalu kepada orang lain, DAN mengampuninya; HINGGA dapat mengekspresikan DIRI apa adanya dan MENGAKUI IMAN kepada orang2 lain.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47