SABTU – SEORANG KRISTEN DIPANGGIL UNTUK MEMIKIRKAN KEPENTINGAN ORANG LAIN

27 November 2021

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
2 Kor 8:1-7

A. PENGANTAR

Saya mengutarakan hal ini berdasarkan pengalaman saya sendiri. Ada orang yang bertanya kepada saya, “Bagaimana Anda menangani persoalan Anda sendiri, kebutuhan rohani Anda? Bagaimana Anda mengatasinya? Apakah Anda memiliki persoalan pribadi?” Saya jawab, “Mungkin saya punya, akan tetapi saya tidak punya waktu untuk memikirkannya. Dan mungkin karena itulah saya jadi tidak punya masalah.” Saya termasuk kategori orang yang begitu sibuk mengurusi kebutuhan dan persoalan orang lain sehingga tidak punya waktu lagi untuk berpikir apakah saya punya masalah pribadi. Mungkin kalau saya punya banyak waktu, saya juga akan memikirkan masalah pribadi saya, kalau memang ada. Buat waktu ini, saya tidak punya waktu untuk memikirkannya. Orang yang hidupnya difokuskan untuk mengurusi orang lain, tidak akan punya waktu untuk memikirkan masalah pribadinya. (Sbr : Erick Chang)

Banyak orang Kristen yang tertindih oleh begitu banyak persoalan karena mereka sibuk memikirkan diri mereka sendiri saja. Jika Anda bisa melupakan diri Anda dan memikirkan kebutuhan serta persoalan orang lain, maka Anda akan terkejut mendapati bahwa persoalan Anda ternyata tidak seberat yang Anda kira. Hal itulah yang coba saya sampaikan kepada orang ini. Dia sebetulnya tidak memiliki masalah yang berat. Akan tetapi, jika Anda terus saja memusatkan perhatian Anda pada persoalan pribadi Anda, “Oh, tulang punggungku sakit sekali, oh lututku juga sakit! Aku bisa mati gara-gara sakit tulang punggung ini.” Saya belum pernah mendengar ada orang mati gara-gara sakit punggung, namun jika Anda terus saja memikirkannya, suatu hari nanti hal itu bisa saja terjadi pada diri Anda. Mereka begitu sibuk mengkhawatirkan hal-hal semacam itu. Mengapa tidak dilupakan saja? Mungkin itulah cara terbaik untuk mengatasinya.

B. PEMBELAJARAN
B.1. Menemukan

Bacalah : 2 Kor 8:1-7

  1. Apakah inti dari pesan dalam 2 Kor 8:3,5?
  2. …. Hendaknya kamun kaya dalam pelayanan ….. ini (Ayat 7)

B.2. Merenungkan

Bagaimana caranya anda lebih memikirkan kebutuhan orang-orang lain yang sekarat dimana pada saat bersamaan anak Anda/orangtua/keluarga Anda atau saudara dekat anda membutuhkan kehadiran anda?

B.3. Melakukan

Hal apakah yang dapat Anda mulai untuk menjadi latihan mengutamakan kepentingan orang lain? Kerjakanlah dengan dorongan kasih Allah.

B.4. Membagikan

Ceritakalan pengalaman Anda tentang mengutamakan kepentingan-kepentingan akan kebutuhan hidup kekal dalam diri orang lain daripada hal lainnya.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47