SABTU – TETAP PERCAYA

22 Januari 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Luk 6:24-26, 2 Kor 11:23-28

A. PENGANTAR

Menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat harus diikuti dengan memiliki tujuan hidup yang benar. Dengan tinggal di dalam Kristus, kita akan semakin mengerti akan tujuan hidup yang sejati. Orang yang di luar Kristus, tidak akan mengerti tujuan hidupnya. Karena manusia sebagai makhluk ciptaan, diciptakan untuk tujuan penciptanya yaitu Tuhan sendiri. Untuk mengerti tujuan hidup, maka kita harus bertemu dengan pencipta kita. Kita butuh Dia setiap waktu agar kita tidak tersesat atau keluar dari tujuan kekalNya. Kita bukan hanya membutuhkan Tuhan ketika ada kesulitan atau kesukaran dalam kesehatan, keuangan, pekerjaan, masalah dalam keluarga. Dalam keadaan apapun kita mau hidup dalam Tuhan. Hidup dalam Tuhan sangat indah, Tuhan akan menjadi pegangan, penolong, perlindungan, penjaga dan kita bisa mengalami hidup yang penuh kemenangan dan sukacita. Yang terpenting dari semuanya itu kita hidup kekal bersama Tuhan di Surga. Hidup dengan Kristus dalam kesukaan dan kemuliaan yang kekal di rumah Bapa dengan semua orang percaya. Jangan seperti orang kaya yang senang dan merasa puas di dunia tetapi masuk dalam penghukuman kekal akibat dosanya, sebaliknya Lazarus yang secara duniawi hidup dalam penderitaan tetapi taat kepada Tuhan sehingga menjadi warga kerajaan Surga. Demikian halnya dengan Paulus yang menderita banyak kesusahan karena Kristus, tetapi punya hidup yang mulia dan kekal.

Kita terus berjuang untuk tetap bisa hidup suci dan taat kepada Tuhan, sekalipun harus menderita banyak kesukaran. Sekalipun rugi secara duniawi, tetapi kita untung besar di Surga. Kesukaran karena Kristus itu akan menjadi kemuliaan yang kekal.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

  • Siapakah yang orang celaka dalam Luk 6:24-26
  • Coba sebutkan penderitaan yang dialami oleh Paulus dalam 2 Kor 11:23-28.

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Kita tidak mau mengakhiri hidup kita dengan celaka, kita mau berhasil finishing well, kita mau sampai kepada tujuan kekal bersama dengan Bapa di sorga. Penderitaan boleh ada tetapi kita harus kuat, lihatlah bagaimana Paulus dengan penderitaannya yang tidak bisa dibandingkan dengan penderitaan yang kita alami. Dia kuat karena tetap percaya kepada Tuhan.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Hari ini buatlah keputusan untuk hidup benar dan kuat di dalam Tuhan , kalau penderitaan dating tetaplah berharap kepada janjiNya jangan cari jalan keluar menyimpang dari firmanNya.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Saksikanlah bagaimana engkau memilih tetap percaya kepada firman Tuhan walaupun pada saat mengalami kesulitan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47