03 Februari 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yohanes 13:34-35
A. PENGANTAR
Kita sudah belajar bahwa untuk menjadi murid Yesus kita harus menyangkal diri kita. Selain itu juga kita harus memikul salib kita. Kata memikul salib Ini adalah kata yang sering kita dengar juga. Tapi apakah kita sudah benar-benar memahami arti salib kita itu? sering mendengar bukan berarti kita juga bisa lebih memahami. Sering mendengar membuat kita cenderung menganggapnya sudah mengerti dan menganggapnya biasa saja serta merasa tidak terlalu perlu untuk memahaminya lebih jauh. Jadi sekarang, apa pengertian kita tentang salib yang harus kita pikul?seringkali kita mendengar bahwa salib yang kita harus pikul itu dideskripsikan sebagai berbagai macam persoalan, masalah bahkan penganiayaan yang kita hadapi karena kita seorang Kristen. Semua itu adalah dampak dari salib yang dipikul, tapi sebenarnya bukanlah salib itu sendiri. Mengertikah anda maksudnya? Yesus kesakitan, kelelahan, terluka, haus, dan merasa ditinggalkan Bapa adalah dampak karena Dia memikul salib. Tapi apa sebenarnya salib itu sendiri?
Apa alasan Yesus mau memikul salibNya? kita. Karena kasihNya kepada kita maka Dia rela mengosongkan diriNya untuk menjadi manusia dan salib adalah puncak pengorbananNya untuk kita. Jadi kasihNya kepada kita adalah salib itu. Salib adalah bukti kasihNya kepada kita.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Sekarang mari kita baca Yohanes 13:34-3513:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
13:35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Kemudian kita baca juga di Lukas 14:27
14:27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Bisakah anda sekarang melihat benang merah dari ayat FT diatas? Jika kita tidak memikul salib, kita tidak bisa menjadi murid Yesus. Jika kita tidak saling mengasihi, orang lain tidak akan tahu bahwa kita murid Nya. Salib adalah bukti bahwa kita mau menjadi murid Nya yang berarti kita juga mengasihiNya, praktis dari salib itu adalah ketika kita saling mengasihi. Dulu praktis dari kasih Yesus kepada kita adalah benar-benar memikul salib secara fisik. Tapi sekarang, bukti kita mengasihi Yesus adalah saling mengasihi. Inilah salib kita, yaitu untuk kita saling mengasihi. Sekarang kita mengerti FT yang mengatakan bahwa barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah sebab Allah adalah kasih (1 Yoh 4:8). Ini senada dengan yang disampaikan Yesus bahwa jika kita tidak memikul salib maka kita tidak bisa menjadi muridNya.
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Lukas 14:27 adalah perkataan yang keras dan tegas dari Yesus. Tidak memikul salib tidak bisa menjadi murid. Tidak menjadi murid berarti tidak mengikut Yesus. Tidak mengikut Yesus berarti tidak akan diselamatkan. Benarkah demikian? Coba kita renungkan, apakah akan ada orang yang tidak mengikut Yesus tapi tetap diselamatkan?
Saling mengasihi adalah perintah, bukan pilihan. Kita bisa memilih menjadi orang Kristen atau tidak. Tetapi ketika kita menjadi Kristen, kita tidak bisa memilih apakah ingin mengasihi atau tidak. Kita wajib saling mengasihi karena kita dibawah perintah. Jika kita gagal untuk mengasihi, maka itu merupakan ketidaktaatan terhadap perintah Allah yang menyampaikannya melalui Yesus.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Langkah kita sebagai orang Kristen harusnya sama, siapapun kita apapun jabatan atau status kita yaitu untuk kita menyangkal diri dan memikul salib. Kesanalah tujuan kita semua, untuk saling mengasihi satu sama lain. Jika ada perpecahan dalam gereja atau pelayanan, itu berarti karena ada orang-orang yang tidak menyangkal dirinya dan memikul salibnya. Murid melakukan apa yang diperintah gurunya. Jika tidak, murid itu dianggap tidak taat dan memberontak kepada gurunya. Apa perintah Tuhan kepada kita? untuk saling mengasihi satu sama lain (Yoh 13:34-35). Mari kita terus lakukan, gumuli dan hidupi seumur hidup kita selama kita masih mau disebut sebagai orang Kristen orang yang menjadi murid Yesus!
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Diskusikan dan ceritakan dengan rekan komsel/pelayanan bagaimana mempraktekan saling mengasihi satu sama lain dalam keluarga dan dalam pelayanan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

