KAMIS – FOKUS PADA YESUS

12 Mei 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Ibrani 12 :1-17, Lukas 9:62, Filipi 3:13-14

A. PENGANTAR

Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.”

B. PEMBELAJARAN
B.1 MENEMUKAN (M1)

Fokus yang melenceng atau fokus yang lemah (blur), yang biasa berubah-ubah arah akan membuat kita gagal. Sebuah fokus sungguhlah penting, karena tanpa fokus yang jelas dan kuat kita tidak akan pernah bisa mencapai apa-apa. Perikop Ibrani 12 ini berisi langkah-langkah yang harus kita lakukan untuk memenangkan perlombaan iman

B.2 MERENUNGKAN (M2)

Inilah langkah-langkahnya yaitu yaitu melepaskan beban dan dosa kemudian bertekun dan melakukan perlombaan dengan mata yang tertuju kepada Yesus. Ini merupakan ajakan bagi kita untuk memusatkan fokus kita kepada Yesus. Mengapa? Karena Yesus begitu mengasihi kita dan rela mengorbankan diriNya sendiri untuk memberi keselamatan kepada kita. Yesus sendiri pula yang akan memimpin kita dalam iman, dan akan membawa kita kepada kesempurnaan. Itulah sebabnya mengapa kita harus memiliki fokus yang tepat, dan fokus itu sudah seharusnya mengarah kepada Sosok yang mampu memberi kesempurnaan dan jalan keselamatan.

Fokus yang lemah akan membuat pandangan kita kabur untuk menggapai tujuan. Fokus yang tidak jelas akan membuat kita bingung dalam menjalani perlombaan. Fokus yang salah akan mengarahkan kita kepada akhir yang salah. Hari ini marilah kita sama-sama memastikan kembali apakah kita sudah berada pada jalur yang tepat dengan mengarahkan mata kita untuk tertuju kepada Kristus. Paulus dengan tegas berkata “Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” (Filipi 3:13-14). Inilah bentuk fokus yang harus kita jadikan contoh. Jangan sampai kita terus terhambat oleh pengalaman dan dosa-dosa di masa lalu kita, tetapi fokuslah ke depan kepada Kristus. Seberat apapun masa lalu kita. Jangan menoleh lagi ke belakang, tapi arahkanlah ke depan. Yesus sendiri berkata “Tetapi Yesus berkata: “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.” (Lukas 9:62).

Fokuslah sepenuhnya pada tujuan, lepaskan segala beban yang memberatkan kita, tetaplah semangat dan pelihara terus ketekunan. Semua itu sangat kita perlukan agar semua yang dijanjikan Tuhan tidak berlalu dari kita.

B.3 MELAKUKAN (M3)

Lihatlah betapa baiknya Tuhan. Dia tidak sekedar menyuruh kita berlomba saja, tetapi telah menyediakan langkah-langkah yang harus kita tempuh demi mencapai garis akhir sebagai pemenang. Kita sedang berlomba saat ini. Apakah kita mampu mencapai garis akhir dengan gemilang atau rontok di tengah jalan, semua akan tergantung dari kita sendiri. Yang pasti, Tuhan sudah memberitahukan cara-caranya agar kita bisa berhasil. Mari kita jalani sisa perlombaan /kehidupan kita dengan mata yang tertuju atau terfokus kepada Kristus, dan jadilah pemenang!.

B.4 MEMBAGIKAN (M4)

Sampaikan kepada banyak sahabat dan Saudara, lakukan perkara apapun juga dengan mata yang tertuju hanya pada Yesus saja.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47