13 Mei 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Lukas 17:20-37
A. PENGANTAR
Lukas 17:20 _“Ketika orang-orang Farisi bertanya kepada Yesus, “Kapankah Kerajaan Allah akan datang?” Yesus pun menjawab, “Kerajaan Allah akan datang tanpa tanda-tanda lahiriah”, juga orang tidak dapat mengatakan, Lihat, ia ada disini atau ia ada disana, sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada diantara kamu”
Orang-orang Farisi bertanya kepada Tuhan Yesus: “Kapan kerajaan Allah datang?” Padahal sebenarnya mereka telah melihat dan mengalami apa yang telah diajarkan dan didemonstrasikan oleh Tuhan Yesus dan para murid-Nya, tetapi mereka masih meminta tanda yang lain, mengapa demikian?” Karena orang-orang Farisi mengharapkan bahwa kerajaan Allah itu adalah secara politik. Mereka ingin ada raja yang memerintah atas Israel, dan kekaisaran Romawi dihancurkan, Yerusalem menjadi ibu kotanya, dan mereka pun duduk dalam pemerintahan. Orang Farisi adalah orang yang tahu dan menyelidiki firman Tuhan dengan teliti, tetapi mereka sebenarnya buta secara rohani. Mereka memliki alasan untuk bertanya kepada Tuhan Yesus tentang Kerajaan Allah berdasarkan Daniel 2 : 44. Itu sebabnya mereka terus menanti-nantikan kapan firman itu akan digenapi, Farisi berpikir tentang kerajaan Allah/Israel secara fisik, seperti masa Daud, tetapi ayat ini sebenarnya berbicara tentang Kerajaan Allah yang akan datang dimana Kristus akan datang sebagai Raja di atas segala raja untuk memerintah selama-lamanya, itu juga yang sedang kita nanti-nantikan.

B. PEMBELAJARAN
B.1 MENEMUKAN (M1)
Orang Farisi tidak menyadari bahwa Tuhan Yesus ada diantara mereka dan sedang menjelaskan bahwa kerajaan Allah itu harusnya ada di dalam hati dan kehidupan mereka lebih dahulu, baru kemudian dapat dinyatakan keluar. Kerajaan Allah harus terjadi di dalam diri kita terlebih dulu, baru atmosfirnya dapat tersebar (berdampak_ dan dimanifestasikan keluar melalui hidup kita.
Dan secara sederhana Yesus menyatakan bahwa kerajaan Allah itu ada disini, diantara mereka, karena Tuhan Yesus memang sedang berada diantara mereka (Farisi). Dimana Yesus berada disitulah kerajaan Allah berada. Tidak menjadi penting posisinya ada dimana, yang penting ketika Yesus berada dan menjadi raja/pusat (penguasa satu-satunya), disitulah KerajaanNya berada dan Nyata. Kerajaan Allah adalah bicara tentang atmosfir kerajaan Allah atas kita/gereja (kumpulan orang percaya-eklesia) yang memanifestasikan dan mengekspresikan Kristus sebagai Raja. Dimana pun Kristus dinyatakan atau dimanifestasikan sebagai Raja atas hidup kita baik di keluarga, Bisnis, Pekerjaan, study dan dimana pun, disitulah kerajaan Allah berada dan berkuasa.
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Maukah Saudara?, Ketika engkau bertobat dan menerima/percaya Kristus di dalam hatimu, bahwa Yesus adalah Raja, menjadi murid kerajaanNya, menjadikan Kristus sebagai pusat, maka engkau adalah warga kerajaanNya. Dan tahukah Saudara?, dimana pun engkau berada, engkau akan berdampak (menjadi terang dan garam) bagi orang-orang disekitarmu, maka disitulah Kerajaan Allah hadir.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Terima Dia (Kristus) hari ini sebagai Tuhan dan Raja dalam hatimu, maka hari ini juga kerajaan Allah itu nyata dan berdampak!
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Sampaikan ke banyak saudara, jika mereka ingin berdampak dan menghadirkan kerajaan Allah, maka satu langkah awal yang sederhana yaitu terima Dia (Yesus Kristus) dalam hati sebagai Tuhan dan Raja.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

