15 Mei 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Kolose 3:8-14
A. PENGANTAR
Manusia baru adalah identitas kita dalam kaitan dengan identitas di dalam Kristus sebagai Tuhan dan Raja (hidup/warga dalam kerajaan Allah), yang juga merupakan identitas sebagai komunitas tubuh Kristus (Efesus 2:15-16), sedangkan manusia lama adalah identitas warga dunia/gelap yang berdosa.
B. PEMBEJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Melalui perenungan lewat Kolose 3:8-14, hal-hal Apakah saja yang telah kita tinggalkan? dan hal Apakah yang sudah kita kenakan? (atau pakaikan) (Kolose 3;9-10)¬………………………
Paulus menjelaskan bahwa manusia lama dan manusia baru itu sama seperti pakaian lama dan pakaian baru yang telah di tanggalkan dan telah dikenakan.
“Jadi Apakah manusia lama itu dan manusia baru itu?” ………………..

B.2. MERENUNGKAN (M2)
Pakaian yang kita pakai bukan hanya bicara sebagai pelindung atau penutup, tetapi juga bicara soal status atau identitas seseorang. Seorang polisi akan menggunakan pakai seragam polisi, demikian juga seorang dokter, pelajar maupun seorang tantara.
Apa yang kita pakaikan atau kenakan adalah ekspresi dari identitas kita. Bahkan sikap atau perilaku kita juga ditentukan oleh pakaian kita.
“Seperti Apakah sikap dan kelakuan manusia lama itu ? (Kolose 3:5,8-9)_………………………
dan seperti Apakah sikap dan kelakuan manusia baru itu? (Kolose 3:10-14)……………………
“Siapakah identitas kita?………………………. “Apakah kita manusia lama atau manusia baru”.
“Perhatikan kata “telah menanggalkan” dan “telah mengenakan”
“Jadi bagaimanakah caranya kita hidup berdasarkan identitas manusia (baru) Kerajaan Allah kita?”
Dan pilihlah satu sikap kelakukan manusia lama yang masih menjadi kebiasaan dalam hidup kita (Misalnya, marah yang emotional, berbohong, bicara/pikiran cabul ).

B.3. MELAKUKAN (M3)
Akuilah dosa itu, buanglah sikap dan kelakuan tersebut karena itu tidak mencerminkan warga kerajaan Allah.
Mari kita sangkal diri dan pikul salib, proclaim (confes) identitas baru kerajaan Allah dan bangga dengan seragam identitas kerajaan Allah!
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Sampaikan testimony bagaimana kita dapat mengalami kemenangan di dalam Kristus, pindah dari kerajaan gelap (manusia lama) kepada kerajaan terang (Kerajaan Allah) kepada banyak orang / sahabat yang hari ini masih hidup dalam kegelapan manusia lama.
Selamat hari Minggu, God Bless you all
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47


Shalom bapak, ibu dan saudara/i yang dikasihi oleh Tuhan. Apakah ada diantara bapak, ibu maupun saudara/i yang pernah mendengar tentang Shema Yisrael dan V’ahavta? Kalimat pernyataan keesaan YHWH ( Adonai/ Hashem ) dan perintah untuk mengasihiNya yang dapat kita temukan dalam Ulangan/ דברים/ Devarim 6 : 4 – 6 yang juga pernah dikutip oleh Yeshua/ ישוע/ Yesus di dalam Injil khususnya dalam Markus 12 : 29 – 31, sementara perintah untuk mengasihi sesama manusia dapat kita temukan dalam Imamat/ ויקרא/ Vayikra 19 : 18. Mari kita pelajari cara membacanya satu-persatu seperti yang akan dijabarkan di bawah ini :
Ulangan/ דברים/ Devarim 6 : 4 – 6, ” שְׁמַ֖ע יִשְׂרָאֵ֑ל יְהֹוָ֥ה אֱלֹהֵ֖ינוּ יְהֹוָ֥ה ׀ אֶחָֽד׃. וְאָ֣הַבְתָּ֔ אֵ֖ת יְהֹוָ֣ה אֱלֹהֶ֑יךָ בְּכׇל־לְבָבְךָ֥ וּבְכׇל־נַפְשְׁךָ֖ וּבְכׇל־מְאֹדֶֽךָ׃. ”
Cara membacanya dengan mengikuti aturan tata bahasa Ibrani yang berlaku, ” Shema Yisrael! YHWH [ Adonai ] Eloheinu, YHWH [ Adonai ] ekhad. V’ahavta e YHWH [ Adonai ] Eloheikha bekol levavkha uvkol nafshekha uvkol me’odekha
Imamat/ ויקרא/ Vayikra 19 : 18, ” וְאָֽהַבְתָּ֥ לְרֵעֲךָ֖ כָּמ֑וֹךָ. ”
Cara membacanya dengan mengikuti aturan tata bahasa Ibrani yang berlaku, ” V’ahavta l’reakha kamokha ”
Untuk artinya dapat dilihat pada Alkitab LAI.
Diucapkan juga kalimat berkat seperti ini setelah diucapkannya Shema
” . בָּרוּךְ שֵׁם כְּבוֹד מַלְכוּתוֹ לְעוֹלָם וָעֶד. ”
( Barukh Shem kevod malkuto, le’olam va’ed, artinya Diberkatilah Nama yang mulia, KerajaanNya untuk selamanya )
✡️️✍️❤️️️️⚖️⚓✝️️️☀️⚡️❄️️₪