JUMAT – KUASA YANG MENEROBOS MUSUH

20 Mei 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Lukas 10:17-19

A. PENGANTAR

Otoritas yang disediakan dan diberikan kepada anak-anak Tuhan melalui peristiwa kehidupan baru dan penerimaan seseorang terhadap Kuasa Roh Kudus adalah satu kapasitas, kompetensi atau keistimewaan yang membuat anak-anak Tuhan dapat disebut ‘superhuman’ (Kuasa , dalam Bahasa Inggris : Superhuman – Lukas 10:19). Arti ‘superhuman’ adalah seorang manusia yang dipenuhi dengan Roh Kudus, yang menjadikannya dapat mengalami satu ukuran kehidupan rohani di atas kehidupan manusia yang tidak memiliki Yesus Kristus di dalam hatinya. Kuasa ini tidaklah dapat disamakan dengan kuasa para dukun atau nabi-nabi palsu yang mengusir setan demi nama Yesus dan mengadakan banyak mujizat demi nama Yesus (Mat 7:22-23). Karena ekspresi yang ‘terkesan’ mujizat itu bukanlah karya Tuhan, tetapi karya kekuatan kuasa iblis, sebab mereka yang mempraktekkan kuasa lain itu tidaklah memiliki iman percaya kepada Bapa Di surga (Mat 7:21).
Kuasa Allah Roh Kudus adalah kuasa yang menjamin setiap orang dapat menaklukkan semua bentuk pekerjaan iblis. Karena sesungguhnya Tuhan telah memberikan kuasa untuk menginjak ular dan menahan kekuatan musuh serta menciptakan kemenangan telak atas iblis. Keyakinan ini haruslah ada dalam hati anak-anak Tuhan. Kuasa Roh Kudus itu tetap ada dan mampu menaklukkan iblis, sejauh para penerima kuasa yakni anak-anakNya manjaga hati dan berani bertindak dengan iman untuk menghentikan pengaruh iblis di dalam dirinya dan semua bentuk pengaruh jahat di dalam semua bagian kehidupan anak-anakNya.

Bayangkan, bahwa sesungguhnya tidak ada satu kekuatanpun di muka bumi ini yang dapat bertahan, seperti sakit-penyakit, kemiskinan, penderitaan karena kutuk atau pengalaman trauma dan lain sebagainya. Tetapi kuasa Tuhan itu haruslah dioperasikan dengan percaya dan berani bertindak. Keberanian yang lahir dari iman akan membuahkan kemenangan yang nyata atas iblis. Tidak sebaliknya. Keberanian hanya karena sifat nekat, hanyalah kepura-puraan yang tidak membuahkan hasil. Ujilah setiap iman kita agar kuasa Tuhan tidak tertahan di dalam diri anak-anak Tuhan.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Lukas 10:17-19

  1. Apakah yang telah diberikan Tuhan Yesus kepada murid-muridNya? (ayat 19).

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Dalam Lukas 10:19, terdapat kata ‘sesungguhnya’. Menurut Anda sekuat apakah kuasa yang telah diberikan Tuhan Yesus kepada murid-muridNya ketika mereka akan pergi melayani? Bagaimana Anda menterjemahkan kata ‘sesungguhnya’ sebagai iman ketika Anda menghadapi keadaan demi keadaan yang sulit atau bahkan membawa Anda kepada kegalalan hidup?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Filipi 2:5 , menunjukkan bahwa pikiran dan perasaan Kristus hendaklah terdapat di dalam diri anak-anak Tuhan. Tanamkan dan kembangkan cara berpikir Anda sebagai pemenang agar muncul emosi yang sehat serta kemauan bertindak yang Imani sehingga tindakan demi tindakan Anda adalah buah karya iman yang pasti memenangkan Anda dari pertempuran terhadap kekuatan iblis dalam berbagai bentuknya.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Selalu perkatakan bahwa kuasa Allah selalu unggul dalam diri Anda tatkala Anda sedang berperang secara rohani. Tunjukkanlah caranya kepada orang lain, sebagai bentuk edukasi kehidupan orang Kristen yang selalu berani menghadapi tipu daya iblis.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47