21 Mei 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Kisah Para Rasul 2:41-46
A. PENGANTAR
Allah telah menciptakan manusia di bumi. Manusia diciptakan Tuhan dengan satu dorongan untuk bersosialisasi untuk membentuk satu komunitas. Sekalipun dosa memecah ikatan suci antara Adam dan Hawa sebagai gambaran Allah pertama di bumi, potensi Ilahi untuk bersosialisasi tidak bisa terbendung. Namun pengaruh iblis telah menyelewengkan fungsi dan tujuan satu komunitas dari yang seharusnya. Itu sebabnya kehadiran Yesus Kristus di bumi dengan makasud untuk penyelamatan manusia dari dosa, menjadi kunci transformasi kehidupan sosial kepada kehidupan komunitas khusus yang memiliki dimensi rohani. Kekuatan kuasa hidup dalam komunitas Kristen adalah respon percaya kepada Tuhan dan kesediaan dibaptis (Kis 1:41). Kuasa itu memberikan energy supranatural sehingga dapat dibangun gaya hidup anak-anak Tuhan di dunia.
Jemaat mula-mula adalah hasil transformasi kehidupan berkomunitas yang sesungguhnya. Mengapa? Karena kepercayaan orang-orang di Yerusalem kepada keselamatan dari Yesus Kristus mengubah cara pandang mereka menjadi baru. Kuasa Iman percaya kepada Hidup dalam keselamatan kekal menjadikan orang-orang di Yerusalem memasuki satu cara berpikir dan satu gaya hidup bersama bukan karena satu suku, satu wilayah tinggal atau bukan karena satu profesi, tetapip karena satu kepercayaan kepada Kristus. Kerukunan dan kesehatian diantara orang-orang percaya adalah buah dari iman kepada keselamatan. Ego, posisi diri atau kesuksesan tidak patut dipertahankan untuk membangun kerajaan sendiri, karena ada yang lebih patut dan mulia yakni Kerajaan Surga di dalam jemaat mula-mula.

Ketika kita percaya kepada Yesus ebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi, maka ketika itulah kita memiliki jaminan untuk hidup dalam kuasa komunitas, yakni kehidupan ilahi tanpa batas waktu dan tempat serta membangun kehidupan ketersalingan satu orang dengan yang lain.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacalah : Kisah Para Rasul 2:41-46
- “Orang-orang yang menerima perkataannya memberi diri di….. “ (ayat 42).
- Sebutkanlah 6 (enam) kebiasaan yang dibentuk oleh jemaat mula-mula?
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Perhatikanlah, Kis 2:41. Menurut Anda apakah kekuatan percaya dan dibaptis menjadikan murid-murid Yesus mengalami percepatan membangun kebiasaan orang Kristen dalam jemaat? Bagaimana Anda membandingkan dengan komunitas rohani yang terdekat Anda saat ini?

B.3. MELAKUKAN (M3)
Bukan saja kuasa Roh Kudus untuk diri sendiri, tiba saatnya membiasaan diri mengandalkan dan menggunakan kuasa Roh Kudus di dalam komunitas Anda, apakah di rumah/keluarga, kelompok pemuridan atau komunitas sel Anda?
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Kuasa komunitas akan menjadi model bangkitnya kehidupan bersama-sama yang luar biasa dan berdampak kuat kepada dunia.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

