JUMAT – TETAP BERTAHAN DALAM INJIL

10 Juni 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Matius 24:9-14, Ibrani 12:1-2, Ibrani 13:4, 1 Yoh 2:25

PENGANTAR

“Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat” Mat 24:13

MENEMUKAN (M1)

Renungan pagi ini (Mat 24:9-14) bicara tanda-tanda tentang hari-hari terakhr (akhir zaman) yang sedang digenapi hari-hari ini, dimana ditandai dengan perang antar bangsa, kelaparan dan gempa bumi, saling membenci, semakin durhana, muncul mesias palsu, bahkan kekristenan akan dibenci/ditekan/disiksa/dibunuh, dan banyak orang akan meninggalkan Kristus (murtad)
Tetapi Tuhan Yesus menasehatkan kita, bahwa hanya orang yang bertahan akan selamat (Mat 24:13). Pernyataan yang sama juga dapat kita baca dalam Ibrani: “Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula. (Ibrani 3:14). Iman adalah sama seperti sebuah pertandingan/ perlombaan, dan untuk turut serta dalam pertandingan iman, kita perlu ketekunan. Ketekunan itu adalah bertahan, bukan hanya sebentar saja, bukan hanya sampai di tengah jalan, tetapi sampai pada garis akhir. Sampai mereka selamat (memperoleh mahkota kehidupan).

MERENUNGKAN (M2)

Kunci untuk dapat bertahan sampai garis akhir adalah memiliki sikap tekun. “Mengapa kita harus bertekun?” Karena dengan bertekun melakukan kehendak Allah, maka kita akan memperoleh apa yang dijanjikan-Nya, yaitu hidup yang kekal (1 Yohanes 2:25). Hidup yang kekal adalah janji utama. Namun untuk menerimanya, kita perlu memegang teguh iman percaya kita sampai pada akhirnya. Mereka yang meninggalkan gelanggang perlombaan atau tidak bertahan, melainkan mengundurkan diri, tidak akan menerima janji itu!. Dan penulis Ibrani kembali mendorong kita untuk tetap tekun dengan taat memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia (Ibrani 12:1-2).

MELAKUKAN (M3)

Untuk dapat bertahan (tekun) dalam perlombaan iman hal-hal yang harus kita lakukan adalah menanggalkan semua beban dan dosa yang merintangi kita (menanggalkan manusia lama), mengikuti (tidak keluar dari) perlombaan iman yang diwajibkan kepada kita dengan tekun dan marilah kita melakukannya dengan mata hanya kepada Kristus Yesus.

Maka kita akan mengalami kebangunan rohani dari iman kepada kesempurnaan yang disediakan oleh Tuhan Yesus. Ingatlah selalu akan Dia yang mampu melewati karya salibNya dan menang. ingat selalu akan karya injil, karena injil adalah kekuatan Allah!

MEMBAGIKAN (M4)

Sampaikan ke banyak Saudara seiman, katakan, “Tetaplah bertahan dalam segala tantangan dan rintangan, ingatlah orang yang bertahan sampai kesudahannya akan selamat!” Penderitaan zaman sekarang tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita !Haleluya!!

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47