MINGGU – AKU MAU TERLIBAT!

12 Juni 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 tawarikh 16:23-27

PENGANTAR

“Tunggu dulu, aku belum siap! ‘Kan masih banyak orang yang lebih baik/layak”. Begitulah kalimat yang biasanya digunakan oleh orang yang tidak mau melakukan suatu tugas atau tanggunh jawab yang dibebankan kepadanya
Kalimat itu tak jarang pula ditemukan sebagai bentuk penolakan secara halus oleh mereka yang tidak bersedia menjalankan tugas pelayanan gereja. Padahal bagi orang Kristen, bersekutu, bersaksi dan melayani adalah kewajiban dan bukan pilihan. “Mengapa demikian?”

MENEMUKAN (M1)

Renungan pagi ini (1 Tawarikh 16:23-24) menyatakan untuk kita mengabarkan keselamatan, menceritakan kemuliaanNya dan perbuatanNya yang ajaib….kepada bangsa-bangsa.
Semuanya ini tentunya karena kita telah diselamatkan oleh Allah di dalam Yesus Kristus. Jadi jika kita harus bersaksi (menjadi saksi) dan membawa kabar sukacita tentang Yesus Kristus bagi semua orang. Tapi terkadang juga banyak orang percaya yang terjebak dengan asumsi bahwa hanya mereka yang terpilih sebagai pelayan khusus yang diberi tanggung jawab mengemban tugas bersaksi, padahal sebenarnya tidaklah demikian.

Semua orang percaya mengemban tugas itu, dan sekali lagi, itu kewajiban kita dan bukan pilihan. Bagian kitab Tawarikh 16 ini memuat nyanyian syukur yang dikumandangkan oleh para penyanyi dibawah pimpinan Asaf. Nyanyian syukur ini berfungsi ganda yakni pujian yang tertuju pada kebesaran Tuhan dan juga ajakan kepada manusia untuk melayani Tuhan bersama-sama.

MERENUNGKAN (M2)

“Saudara berbakat menyanyi?” Tunjukanlah rasa syukurmu kepada Tuhan dalam lagu karena dibalik setiap nada yang dinyanyikan, ada nafas kehidupan yang Tuhan telah berikan; Saudara yang bisa bermusik, berpuisi, bertutur, dan berdendang bahkan hanya mendengung sebagai bentuk ungkapan syukur, baik sendiri ataupun beramai-ramai. Itulah cara kita bersaksi untuk memuliakan Tuhan. “Tapi bagaimana kalau suaraku tidak merdu?” Tak usah kuatir, karena Tuhan akan melihat ketulusan hati kita, daripada kata dan nada yang indah tapi penuh kepalsuan dan keangkuhan. Percayalah bahwa suara yang keluar dari hati yang tulus dan jujur penuh kasih sayang adalah nyanyian kehidupan yang diberkati oleh Tuhan.
Setiap kita, siapapun kita, Tuhan mau pakai dan rindu memakai kita untuk menyampaikan kabar baik lewat pujian, kesaksian, tarian, music dan cerita/khotbah serta segala pelayanan yang baik.
Yang penting kita mau bersedia dipakai oleh Tuhan, itu dulu!, Tuhan akan tahu tempat atau panggilan yang terbaik bagi mu.

MELAKUKAN (M3)

Hari – hari ini gereja/pelayan membutuhkan banyak orang (pelayan) yang bisa terlibat memberikan dirinya untuk melayani Tuhan baik dikomsel, department, misi dan ibadah raya, kita membutuhkan pelayan di music, pelayan di singer dan wl, kita membutuhkan pelayan di sound system, di media, hospitality, usher, pendoa, dan petugas help bahkan tenaga misi. Ayo berilah dirimu untuk dipakai sesuai kerinduan dan talenta yang sudah Tuhan berikan. Melalui pelayanan ini kita sedang menggenapi apa yang Tuhan rindukan terjadi dalam kitab 1 Tawarikh 16 ini.

MEMBAGIKAN (M4)

“Janganlah berkata, inilah aku utuslah dia”, “Marilah kita bersama-sama bergandengan tangan melakukan yang terbaik pada Tuhan.” Injil kerajaan Allah tidak akan pernah sampai ke bangsa-bangaa, jika hanya satu atau dua orang saja yang terlibat dalam pelayanan. Mari kita semua terlibat dengan _passionate (berkobar-kobar) , katakan Yes aku mau terlibat!

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47